Jamaah Calon Haji Kutim Mulai Manasik, Sekda Pesan Ini Saat di Tanah Suci

Kemenag Kutim mengundang calon jamaah haji Kutim, termasuk dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) ikut manasik haji

Jamaah Calon Haji Kutim Mulai Manasik, Sekda Pesan Ini Saat di Tanah Suci
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Sekda Irawansyah saat membuka manasik haji Kutim 2018 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Keberangkatan calon jamaah Haji Kabupaten Kutai Timur 2018 tidak lama lagi. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) mengundang seluruh calon jamaah haji Kutim yang berjumlah 180 orang, termasuk dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) ikut manasik haji yang digelar selama dua hari, mulai Kamis (28/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutim Irawansyah yang membuka kegiatan manasik haji di Gedung Wanita, Perkantoran Bukit Pelangi berpesan agar para calon jamaah haji lebih menghargai waktu saat menjalankan ibadah di Tanah Suci nanti.

"Di Tanah Suci, semua kegiatan sudah terjadwal. Tapi, terkadang masih saja di antara para calon jamaah ada yang terlambat. Hal ini membuat teman atau kelompok lain merasa terganggu. Jadi usahakan on time. Dengan begitu, ada rasa saling menghargai antar sesama jamaah haji," kata Irawansyah.

Baca: Isran Noor: Tenang, Belanda Sudah Lari . . . 

Ia juga meminta calon jamaah haji mengikuti manasik dengan serius, agar semua tata cara dan larangan saat berada di Tanah Suci dipahami. Selain mempersiapkan kondisi diri dengan baik. Seperti kesehatan. Terutama saat wukuf. Karena saat beribadah nanti, kemungkinan masih dalam kondisi musim panas.

"Jaga kesehatan dengan baik, dari sekarang, saat keberangkatan hingga berada di Tanah Suci, sampai sepulangnya ke Indonesia. Jangan sampai sakit, sehingga bisa mengikuti semua rangkaian ibadah haji. Kalau bisa sempatkan berdoa untuk pembangunan Kabupaten Kutai Timur, agar bisa berjalan lancar," ujar Irawansyah.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim Ambotang melaporkan, pada manasik kali ini, calhaj langsung diberikan materi panduan haji. Calhaj Kutim masuk kloter 4, bergabung dengan Balikpapan dan Kutai Barat.

Baca: Menang Versi Hitung Cepat, Ini Rencana Jangka Pendek Isran Noor

"Materi yang disampaikan terkait kebijakan pemerintah Republik Indonesia serta bimbingan manasik haji dan umroh. Selanjutnya proses perjalanan haji hingga bimbingan kesehatan jemaah haji," ungkap Ambotang.

Ia juga mengingatkan agar calhaj tidak lupa syukur atas anugerah yang telah didapat. Banyak di luar sana saudara muslim masih berjuang menunggu giliran beribadah haji.

"Kita bersyukur bisa berangkat. Saudara lain masih banyak menunggu. Jadi mohon dimanfaatkan dengan baik kesempatan beribadah ini dengan sungguh-sungguh," ujar Ambotang, di hadapan para calon jamaah haji Kutim. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved