Tabrakan Speedboat di Perairan Perbatasan RI-Tawau, Lima Penumpang Tewas 2 Kritis

Kecelakaan transportasi air terjadi di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya antara Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan

Tabrakan Speedboat di Perairan Perbatasan RI-Tawau, Lima Penumpang Tewas 2 Kritis
Istimewa
Situasi di area lokasi kecelakaan speedboat di Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara ditampilkan di layar monitor. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kecelakaan transportasi air terjadi di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya antara Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan dengan Tawau, Malaysia. Kecelakaan diperkirakan terjadi Jumat (29/6) sekitar pukul 19.00 petang.

Dua speedboat saling bertabrakan dari arah berlawanan. Satu speedboat melaju dari Tawau menuju Sebatik, dan satu lagi melaju dari Sebatik arah Tawau.

Laporan ini diterima Tribun dari Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Utara Basiran menjelang pukul 22.00 , tadi malam mengatakan, sementara 7 korban ditemukan. Lima orang meninggal dunia, dan 2 orang kritis.

Baca: Ribuan Pakaian Bekas Penuhi Terumbu Karang, Warga Berebut Memungutnya

"Diduga jumlah penumpang speedboat mencapai 17 orang. Mereka yang selamat sudah dibawa ke puskesmas terdekat," ujar Basiran.

Di lokasi kejadian, personel Pos TNI Angkatan Laut Sei Pancang, Pos TNI AL Sei Nyamuk, dan personel Satgamar Garda Nusa membantu proses evakuasi korban bersama warga.

Dirpolair Polda Kaltara Utara AKBP Heri Sasangka dikonfirmasi Tribun, belum bisa memberikan keterangan terperinci. "Anggota di lapangan masih melakukan pencarian. Nanti saya informasikan," katanya.

Baca: Kronologi dan Daftar Korban Selamat Tabrakan Speedboat di Perbatasan RI - Tawau

Sementara, Kapal patroli cepat KRI Tatihu 835 dikerahkan di lokasi kejadian tabrakan speedboat di perairan Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan mencari korban yang masih dinyatakan hilang.

"Pencarian masih dilakukan di lokasi kejadian. KRI Tatihu 835 ikut menyisir karena kemungkinan masih ada korban yang belum ditemukan," kata Basiran kepada Tribun, Jumat (29/6).

Sumber terpercaya Tribun mengungkapkan, satu unit speedboat yang dimotori oleh Olong berangkat dari Tawau menuju Sebatik mengangkut kurang lebih 10-15 penumpang. Speedboat tersebut diduga bertabrakan dengan speedboat milik warga negara Filiphina di perairan Sebatik, dekat jembatan Panjang, Pelabuhan Batu.

Baca: BREAKING NEWS - Tabrakan Speedboat di Perbatan RI-Tawau, 5 Penumpang Meninggal Dunia

"Sampai sekarang masih dilakukan pencarian," kata sumber tersebut. Atas kejadian itu, Ada 7 korban ditemukan dengan rincian 5 orang meninggal dunia, dan 2 orang kritis. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help