Sebut Ada Kejanggalan, Bakal Calon Rektor Ini Minta Menristekdikti Anulir Hasil Voting Senat Unmul

Dari kelima bakal calon tersebut, Senat Unmul memilih tiga calon melalui mekanisme voting.

Sebut Ada Kejanggalan, Bakal Calon Rektor Ini Minta Menristekdikti Anulir Hasil Voting Senat Unmul
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Salah satu bakal calon rektor Unmul, Dr Asnar memberikan keterangan kepada wartawan 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dr Asnar, bakal calon rektor Universitas Mulawarman (Unmul), belum menerima keputusan Senat yang telah memutuskan tiga nama Calon Rektor Unmul.

Asnar mengaku akan menyampaikan keberatannya tersebut ke Kementrian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).

Asnar yang merupakan dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menuturkan, banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses pemungutan suara yang dilakukan Senat Unmul.

Di antaranya, masuknya orang yang bukan anggota Senat, di dalam rapat tertutup pemungutan suara.

"Kan tidak boleh selain anggota Senat masuk ruang rapat tertutup. Ini malah banyak yang masuk," kata Asnar, Rabu (11/7/2018).

Asnar pun lantas menyebut sejumlah nama yang disebutnya bukan anggota Senat, namun berada di dalam rapat tertutup senat.

"Adri Patton itu kan bukan Anggota Senat Unmul. Dia (Adri) itu Rektor Universitas Borneo. Ada juga Rektor Stiepar Kutim. Kemudian juga ada beberapa staf humas yang juga ada di dalam ruangan," ungkapnya.

Baca juga:

Soal Jadwal Penetapan Paslon Terpilih, Ini Dokumen yang Masih Ditunggu KPU Kaltim

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help