Sedang Banyak Diminati, Seberapa Efektif Diet Keto? Berikut Hasil Risetnya

Tingginya peminat diet keto, menerapkan pola konsumsi tinggi lemak namun rendah karbohidrat, lalu seberapa efektifkah?

Sedang Banyak Diminati, Seberapa Efektif Diet Keto? Berikut Hasil Risetnya
Via Healthline
Ilustrasi Pola Makan Diet Keto 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu cara yang dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan adalah diet rendah karbohidrat.

Beberapa pakar kesehatan percaya mengurangi asupan kabohidrat dan meningkatkan asupan lemak adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.

Inilah yang menyebabkan tingginya peminat diet keto, yang menerapkan pola konsumsi tinggi lemak namun rendah karbohidrat.

Tubuh penganut diet keto akan mengalami proses ketosis yaitu pembakaran lemak untuk energi, yang mendorong penurunan berat badan.

Baca: Mampu Turunkan Berat Badan, Begini Cara Diet dengan Pepaya dalam Waktu 5 Hari

Sayangnya, sebuah riset menemukan jika pola diet tersebut tak efektif untuk menurunkan berat badan.

Dilansir dari laman Men's Health, riset tersebut dilakukan oleh peneliti dari University of Aberdeen dan Chinese Academy of Sciences.

Riset dilakukan dengan subjek penelitian berupa tikus dalam waktu tiga bulan masa penelitian.

Hasil menunjukkan, tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak mengalami kenaikan berat badan lebih besar daripada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Bahkan, tikus yang mengonsumsi lebih banyak karbohirat tak mengalami penambahan berat badan sama sekali.

Baca: Cara Mudah Turun Berat Badan dengan Diet Jelly

Menurut peneliti, mengonsumsi lemak adalah satu-satunya hal yang membuat berat badan tikus bertambah.

Halaman
1234
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved