BPJS Kesehatan NGOPI Bareng Wartawan di Balikpapan, Ungkap Target UHC untuk Kaltim

BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Kaltim, Kalsel, Kalteng, dan Kaltara (Kaltimtengseltara)menggelar acara NGOPI bareng wartawan

BPJS Kesehatan NGOPI Bareng Wartawan di Balikpapan, Ungkap Target UHC untuk Kaltim
Tribun Kaltim
BPJS Kesehatan Deputi Wilayah Kaltimtengseltara menggelar acara NGOPI bareng wartawan di Balikpapan. 

BALIKPAPAN, TRIBUNKALTIM.CO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Kaltim, Kalsel, Kalteng, dan Kaltara (Kaltimtengseltara), menggelar acara NGOPI bareng  wartawan di Kafeku Sepinggan Balikpapan, Selasa (7/8/2018).

NGOPI sendiri memiliki arti Ngobrol Penuh Inspirasi membahas berbagai informasi dan perkembangan seputar pelaksanaan program BPJS Kesehatan di Kaltim. Acara NGOPI dihadiri Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara Benjamin Saut PS dan staf BPJS Kesehatan.

Di depan wartawan, Benjamin menjelaskan terkait target Universal Heath Coverage (UHC) atau cakupan layanan kesehatan BPJS Kesehatan 2019 untuk wilayah Kaltim. Dikemukakan, kepesertaan JKN-KIS wilayah Kaltim hingga Juli 2018 mencapai 84,75 persen. Masih butuh sekitar 11 persen lagi hingga mencapai target UHC Provinsi Kaltim.

Baca: Media Catalunya Ungkap Paul Pogba Telah Setuju Teken Kontrak Berdurasi 5 Tahun di Barcelona

"Kami mengajak semua pihak, seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan ikut mendukung UHC di Kaltim. Kami meminta kepada masyarakat peduli, bahwa program ini bukan hanya milik BPJS Kesehatan atau satu dua orang, tetapi milik bersama yang harus dijaga kesinambungannya," kata Benjamin.

Ia menambahkan, banyak inovasi yang telah dilakukan BPJS Kesehatan untuk memperluas kepesertaan JKN-KIS di wilayah Kaltim. Salah satunya melalui program donasi CSR. Program ini mengajak perusahaan-perusahaan mengalokasikan anggaran CSR-nya untuk mendaftarkan masyarakat di sekitar ikut program JKN-KIS.

Terakhir, 20 perusahaan di wilayah kerja Kantor Cabang Samarinda telah berkontribusi menyukseskan UHC 2019 dengan ikut ke program Donasi CSR, mendaftarkan masyarakat sekitarnya sebanyak 4.012 jiwa.

Saat ini sembilan kabupaten/kota di Wilayah Kaltimtengseltara telah dikategorikan mencapai UHC atau kepesertaan JKN-KIS lebih dari 95 persen dari jumlah penduduk. Peraih UHC adalah Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kota Balikpapan (Kaltim), Malinau, Tana Tidung (Kaltara), Balangan, Barito Selatan, Barito Timur dan Murung Raya.

Baca: Meriahkan HUT RI, Pegawai Satpol PP Tewas Usai Tersengat Listrik ketika Pasang Umbul-umbul

Terkait hal ini, Ben menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan Pemerintah Daerah dalam mencapai UHC.

Tidak hanya menyampaikan pencapaian kepesertaan JKN-KIS, dalam acara NGOPI, Benjamin juga menyampaikan fakta-fakta terkait berita miring seputar pemberhentian pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

"Santer terdengar, bahwa BPJS Kesehatan tidak lagi menanggung pelayanan kesehatan untuk bayi baru lahir sehat, pasien operasi katarak, dan fisioterapi. Informasi tersebut hoax alias tidak benar," tegasnya.

BPJS Kesehatan sampai dengan saat ini tetap menjamin pelayanan katarak, rehabilitasi medik termasuk fisioterapi, dan bayi baru lahir sehat.

Baca: Film Winnie The Pooh Tak Diizinkan Tayang di Tiongkok, Benarkah Ada Faktor Politis?

Sampai Juli 2018, tercatat 2.970.657 jiwa masyarakat Kaltim telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, untuk wilayah Provinsi Kaltim, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 488 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 51 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), serta 49 apotek dan optik. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved