Puting Beliung di Rantau Pulung Kutim, Bangunan Rusak Capai 248 Unit

Pasca musibah angin puting beliung yang menimpa sembilan desa di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur

Puting Beliung di Rantau Pulung Kutim, Bangunan Rusak Capai 248 Unit
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Kerusakan bangunan akibat angin kencang yang melanda Kecamatan Rantau Pulung 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pasca musibah angin puting beliung yang menimpa sembilan desa di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (30/8/2018) dini hari, pihak kecamatan terus melakukan pendataan terkait jumlah korban yang rumahnya tertimpa musibah.

Data terbaru yang dihimpun dari sembilan desa di Kecamatan Rantau Pulung, total bangunan yang rusak diterpa angin kencang mencapai 248 unit.

Jumlah itu terdiri dari bangunan rusak berat sebanyak 30 unit, bangunan rusak sedang 53 unit dan bangunan rusak ringan sebanyak 165 unit.

Baca: Usai Diperiksa Polisi, Ketua DPRD Balikpapan Sebut Anggaran RPU Hasil Kesepakatan dengan Pemkot

"Bangunan yang terkena dampak, setelah kami himpun dari sembilan kecamatan yang terdampak, mencapai 248 unit. Baik rusak ringan, rusak berat serta rusak sedang. Sebagian juga ada bangunan yang baru jadi dan sedang dalam perbaikan bersama warga setempat, kepolisian dan dikoordinir Kepala Desa masing-masing," ungkap Camat Rantau Pulung, Mulyono, Jumat (31/8/2018).

Kesembilan desa yang terdampak adalah, Desa Pulung Sari dengan jumlah rumah yang menjadi korban, lima unit, Desa Margo Mulyo sebanyak 10 unit, Desa Mukti Jaya dan Desa Rantau Makmur tidak ada bangunan yang rusak parah, Desa Manunggal Jaya, 91 bangunan rumah, Desa Tanjung Labu ada 87 bangunan, Desa Kebon Agung delapan bangunan, Desa Tepian Makmur 47 bangunan serta Desa Masalap Raya sebanyak dua unit.

"Bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan ke warga yang terkena dampak. Ada bantuan sembako, bahan bangunan juga bantuan makanan siap saji," kata Mulyono.

Baca: Kasus Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno Dihentikan, Wasekjen Demokrat Sebut Bawaslu Pemalas

Beruntung, lanjut Mulyono, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya kerugian materi yang diprediksi mencapai ratusan juta rupiah. Akibat kerusakan rumah dan beberapa sarana publik, seperti puskesmas dan sekolah.

Seperti diketahui, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di kawasan Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (30/8) pagi, menyisakan duka tersendiri bagi warga di tujuh desa yang terdampak.

Baca: Ikon Superhero Anti Narkoba Hadir di Kaltim Expo 2018

Puluhan rumah warga hancur. Bahkan ada yang rubuh tak karuan hingga Ada pula yang rata dengan tanah. Tak hanya rumah warga, tapi juga beberapa fasilitas umum ikut terkena imbasnya.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help