Diprotes Warganet, Kemenkominfo Tegaskan Tak Akan Copot Iklan Jokowi di Bioskop

Meski menimbulkan polemik, menurut dia, Kemenkominfo tetap akan menjalankan tugasnya.

Diprotes Warganet, Kemenkominfo Tegaskan Tak Akan Copot Iklan Jokowi di Bioskop
Capture video/Twitter @baciritaID
'Iklan Jokowi' di bioskop yang viral 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ferdinandus Setu, menegaskan, Kemenkominfo tak akan mencopot iklan di bioskop yang menampilkan keberhasilan pemerintah membangun 65 bendungan.

Meski menimbulkan polemik, menurut dia, Kemenkominfo tetap akan menjalankan tugasnya menyosialisasikan keberhasilan pemerintah kepada masyarakat.

"Ya enggak lah, ngapain dicopot, enggak ada yang salah dari iklan itu. Enggak akan dicopot," kata Ferdinandus kepada Kompas.com, Jumat (14/9/2018).

Fokus Hadapi Persib Bandung, 3 Problem Ini Harus Diantisipasi Borneo FC

 

Ia menyebutkan, penayangan iklan tersebut sesuai kewajiban Kemenkominfo yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015. Oleh karena itu, iklan tersebut akan tetap tayang sampai kontraknya habis.

"Kalau yang bendungan ini, kontraknya sampai 20 September," kata dia.

Kemenkominfo, lanjut Ferdinandus, sudah beberapa kali memasang iklan serupa yang menampilkan keberhasilan pemerintah.

Iklan itu tayang di 177 bioskop di 42 daerah pada periode April 2018.

Kubu Oposisi Minta Debat Bahasa Inggris, Anggota TKN Jokowi-Maruf: Kelihatan Tidak Siap Adu Gagasan

"Iklan sebelumnya sudah ada tol laut, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, di bioskop juga," kata dia.

Namun, saat ditanya berapa anggaran yang dihabiskan Kemenkominfo untuk memasang iklan-iklan tersebut, Ferdinandinandus enggan menyebutkannya.

Potongan iklan kinerja pemerintah yang ditayangkan di bioskop.
Potongan iklan kinerja pemerintah yang ditayangkan di bioskop. (YouTube)

"Saya sih gak hapal kalau anggaran," ujar dia.

Usir Pendemo, Gubernur Edy Rahmayadi Rebut Mikrofon Ibu-ibu dan Suruh Pulang

Seperti diberitakan sebelumnya, penayangan iklan kinerja pemerintah di bioskop menimbulkan reaksi dari publik.

Di media sosial Twitter, para netizen memprotes penayangan iklan itu karena dianggap bagian dari kampanye Joko Widodo yang kembali maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

Bawaslu menyatakan bahwa penayangan iklan ini tidak bisa dikategorikan sebagai kampanye karena belum ada penetapan calon presiden dan wakil presiden.

Sementara, Presiden Jokowi mengatakan, pemasangan iklan kinerja pemerintah di bioskop bagian dari tugas Kemenkominfo sebagai humas pemerintah. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Akan Dicopot, Iklan Bendungan Jokowi Tayang di Bioskop hingga 20 September"

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved