CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018, Ada Syarat Berbeda untuk Lulusan Perguruan Tinggi Lokal di Kaltara

Pemprov Kalimantan Utara membuat syarat berbeda terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) bagi pelamar CPNS

Pendaftaran CPNS 2018, Ada Syarat Berbeda untuk Lulusan Perguruan Tinggi Lokal di Kaltara
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Proses verifikasi CPNS di Pemprov Kaltara. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara membuat syarat berbeda terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) bagi pelamar CPNS yang berasal dari perguruan tinggi lokal di Kalimantan Utara.

Kepala BKD Kalimantan Utara Muhammad Ishak menjelaskan, batas minimum IPK bagi lulusan perguruan tinggi lokal adalah 2,30. Sedang lulusan perguruan tinggi dari luar Kalimantan Utara tetap mengacu pada standar tes CPNS nasional yang minimal sebanyak 2,75.

"Tentu kita juga ingin menampung lulusan-lulusan lokal kita. Dari luar juga kita tampung. Dan perbedaan syaratnya ada pada IPK. Kebijakan itu sudah kita terapkan sama seperti tes tahun lalu," kata Ishak saat disua Tribunkaltim.co, Rabu (19/8/2018).

Baca: Penerimaan CPNS 2018 - Inilah Formasi CPNS Kementerian ESDM dan Kementerian Agama

Salah satu tujuan utama seleksi ini adalah menguatkan kuantitas sekaligus kualitas pendidikan dan kesehatan di Kalimantan Utara.

Utamanya bagi pelamar luar daerah yang bakal mendaftar di provinsi bungsu ini diminta meluruskan niat dan bersungguh-sungguh ingin mengabdi di provinsi muda ini.

Kemungkinan besar pendaftaran seleksi CPNS dibuka pada 26 September ini secara serentak di seluruh Tanah Air. Sinyal itu disampaikan Ishak pasca mendapatkan Surat Edaran dari BKN tanggal 17 September.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Kemenag Kaltim Buka 130 Kursi, Ini Formasi yang Paling Dibutuhkan

Ishak meminta pelamar memperhatikan setiap detil persyaratan dalam pengumuman seleksi CPNS yang akan dipublikasikan pada laman resmi Kemenpan RB, BKN, Panselnas, portal pendaftaran sscn.bkn.go.id, serta laman resmi Pemprov Kalimantan Utara.

Yang panting pula diketahui oleh pelamar kata Ishak adalah calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 instansi pemerintah dan 1 formasi jabatan.

"Jadi kalau sudah mendaftar misalnya di Pemkab Bulungan tidak bisa lagi mendaftar di Pemprov Kalimantan Utara," sebutnya.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved