Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional, Tips Membeli Batik Tulis yang Asli

Tepat 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Saat ini batik menjadi kain tradisional yang digemari banyak orang.

Hari Batik Nasional, Tips Membeli Batik Tulis yang Asli
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Seorang wanita membatik. Terlihat ia sedang mengambil lilin malam menggunakan canting dalam pelatihan membatik di showroom dan sekretariat Dekranasda Kalimantan Utara, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (22/3/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tepat 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Saat ini batik menjadi kain tradisional yang digemari banyak orang.

Tak sedikit yang rela mengeluarkan kocek lebih untuk membeli batik tulis yang langka dan cantik.

Tapi, hati-hati. Jika tak pandai membedakan batik yang memang buatan tangan, kita justru bisa kena tipu.

Pendiri Galeri Buana Alit, Dwita Herman mengatakan beberapa pedagang kerap menggunakan teknik cetak pada kain yang berkualitas.

Sehingga akan sulit dibedakan apakah batik tersebut cetak atau tulis.

Ribuan Orang Diduga Masih Tertimbun, Berikut 4 Fakta Lenyapnya Perumahan di Petobo dan Balaroa

"Hati-hati kalau beli. Ada batik yang biasanya kita pakai untuk daster saja. Kadang beli batik print dengan harga mahal. Tapi kadang cuttingnya bagus (jadi tak batik print)," ujar Dwita di di Galeri Buana Alit, Jalan Moh. Kahfi 1, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, saat ini batik-batik cetak sudah sangat bagus karena dilengkapi mesin cetak yang sudah canggih.

Namun, Dwita menjelaskan beberapa hal yang bisa membedakan antara batik tulis dan cetak.

Batik Day, Ini Daftar Promo Hari Batik Nasional 2018 dari Makan hingga Masuk Tempat Wisata

Pertama, batik tulis memiliki pinggiran dengan gerigi-gerigi.

Sedangkan batik cetak akan langsung terputus polanya, bahkan ada yang meleset.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help