CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018, Penerimaan Berkas untuk Pelamar di Kutim Diperpanjang Hingga 15 Oktober

Proses pemberkasan pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kutai Timur diperpanjang hingga Senin (15/10/2018).

Pendaftaran CPNS 2018, Penerimaan Berkas untuk Pelamar di Kutim Diperpanjang Hingga 15 Oktober
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Para pelamar CPNS di Kutim rela antre berjam-jam untuk proses pemberkasan. 

Pendaftaran CPNS 2018, Penerimaan Berkas untuk Pelamar di Kutim Diperpanjang Hingga Senin (15/10/2018)

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Proses pemberkasan pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kutai Timur diperpanjang hingga Senin (15/10/2018).

Sekaligus pemberkasan akhir.

Pasalnya, di antara ribuan berkas yang masuk masih terdapat berkas yang simpang siur dan tidak terdata sehingga perlu disempurnakan dan diverifikasi lagi.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan, Sabtu (13/10/2018).

H-1 Penutupan Pendaftaran CPNS 2018, Ada Formasi yang Nol Pelamar! Segera Cek. . .

“Kita terpaksa perpanjang lagi sampai 15 Oktober. Karena dari ribuan data yang masuk, masih ada yang harus disempurnakan dan diverifikasi lagi. Ada yang tidak tahu cara pengisian formulir pendaftaran secara online, sehingga saat diverifikasi, nomornya ada, tapi data lainnya tidak ada. Itu yang banyak membuat tim kami perlu waktu lagi,” ungkap Zainuddin.

Selain itu, kata Zainuddin, ada pula yang memasukkan berkas pendaftaran tapi, pendidikan terakhirnya tidak linier dengan formasi yang diminta.

Terkesan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Standar Indonesia Bikin Negara Lain Minder

Belanda Vs Jerman, 3 Keputusan Aneh Joachim Loew yang Picu Kekalahan Telak Der Panzer

Salah satunya, ada Sarjana Ekonomi, karena dia selama ini bekerja sebagai guru, melamar untuk formasi guru. Tentu tidak bisa.

“Kalau pendidikannya sarjana ekonomi, seharusnya mencari formasi ekonomi. Tidak bisa karena pekerjaannya selama ini guru, melamar jadi guru. Tidak linier. Ia harus mencari sesuai disiplin ilmunya.  Ini juga yang bikin kacau. Sebab begitu diverifikasi, datanya tidak keluar,” kata Zainuddin.

Apalagi, pendaftar untuk Kutim sudah 3.000 lebih pelamar.

Anggap Program Lebih Jelas dan Nyata, La Nyalla Tinggalkan Prabowo dan Pilih Dukung Jokowi

Ingin Liburan ke Luar Rumah? Simak Dulu Prakiraan Cuaca di Wilayah Indonesia, Minggu (14/10/2018)

Karena tes CPNS ini terbuka untuk umum. Tidak ada syarat domisili atau harus tinggal di Kaltim.

Tapi bersifat umum, siapa saja yang memenuhi syarat dan formasinya ada, bisa mendaftar.

2020 Tren Ponsel Berpunggung Kaca, Ternyata Ini Kelebihannya

“Itu juga yang kemarin saya ungkapkan di rapat dengan tim BKN. Seharusnya ada ketentuan tentang domisili, agar bisa menyerap lebih banyak lulusan asal Kaltim untuk di Kaltim, khususnya Kutai Timur,” ungkap Zainuddin. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved