Hari Santri Nasional

Hari Santri Nasional, Seruan Membaca 1 Miliar Sholawat Nariyah, Ini Cara Mengamalkan & Faedahnya

Di puncak peringatan Hari Santri Nasional 2018 ini, PBNU mengajak seluruh warganya untuk membaca 1 miliar sholawat nariyah.

Hari Santri Nasional, Seruan Membaca 1 Miliar Sholawat Nariyah, Ini Cara Mengamalkan & Faedahnya
Twitter @nahdlatululama
Hari Santri Nasional 

Hari Santri Nasional, Seruan Membaca 1 Miliar Sholawat Nariyah, Ini Cara Mengamalkan & Faedahnya

TRIBUNKALTIM.CO - Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Di puncak peringatan Hari Santri Nasional 2018 ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak seluruh warganya untuk membaca 1 miliar sholawat nariyah.  

Kegiatan tersebut kemudian diikuti dengan upacara bendera.

Sebagaimana dilansir laman nu.or.id, ajakan untuk membaca sholawat nariyah dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

 
 
 
 
Terlepas dari kontroversinya yang disebut bid'ah atau bahkan sirik, sholawat nariyah ini sebenarnya bertujuan untuk memuji Nabi Muhammad saw.

Seperti diketahui, dialah yang membawa manusia dari zaman gelap gulita, menuju hari yang terang benderang. Sholawat nariyah juga banyak diamalkan oleh sebagian orang Islam.

Seperti TribunJogja.com kutip dari doamustajab.com, sholawat nariyah diciptakan oleh Syekh Nariyah, yang hidup di zaman Nabi Muhammad saw.

Ia melihat sendiri bagaimana kerasnya perjuangan Nabi dalam menyebarkan Islam, sehingga menciptakan salawat ini.

Begini bunyi sholawat Nariyah: 

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Artinya: “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu."

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved