Pilpres 2019

Ini Alasan PSI Berikan Penghargaan Kebohongan Award Kepada Prabowo, Sandiaga Uno dan Andi Arief

Penghargaan yang diberikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief disebut sebagai bentuk

Ini Alasan PSI Berikan Penghargaan Kebohongan Award Kepada Prabowo, Sandiaga Uno dan Andi Arief
TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany menyambangi redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Penghargaan yang diberikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief disebut sebagai bentuk menertawakan kebohongan yang telah diperbuatnya.

Selain menertawakan, piala dan piagam yang diberikan kepada tiga sosok di kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) bisa dimaknai sebagai peringatan bagi pihak-pihak yang memproduksi kebohongan.

Baca: Anggap Miskin Program, PSI Sebut Kubu Prabowo-Sandiaga Gelontorkan 3 Hoaks dalam 3 Hari

PSI, kata Tsamara menganggap bahwa sosok yang telah mencabik dan merusak kerukunan berbangsa dan bernegara dengan mengutarakan kebohongan, tidak seharusnya mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2019 besok.

 "Sosok yang rela mencabik-cabik kerukunan kita berbangsa, rela menyebarkan kebohongan, tidak (seharusnya) menuju kursi Presiden dan Wakil Presiden," jelas Tsamara.

Baca: Klarifikasi Gerindra Soal Prabowo Sebut Selang Cuci Darah di RSCM Dipakai 40 Pasien

Sebelumnya, PSI memberikan penghargaan Kebohongan Award kepada tiga nama di kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) atas pernyataan bohong yang dilontarkan ke publik dan membuat geger publik.

Mereka adalah Pasangan Capres dan Cawapres 01 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, serta Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Baca: Pernyataan Prabowo Subianto Soal Pencuci Darah Ginjal Dibantah RSCM

PSI menjatuhkan penghargaan kebohongan paling lebay kepada Prabowo atas pernyataannya soal selang cuci darah RSCM dipakai 40 kali, yang kemudian diklarifikasi oleh pihak RSCM bahwa pernyataan itu tidak benar.

Sementara Cawapresnya, Sandiaga mendapat penghargaan kebohongan hakiki karena menyebarkan pernyataan membangun Tol Cipali tanpa hutang.

Sedangkan penghargaan terakhir, diberikan kepada Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief lewat cuitannya di sosial media yang membuat geger publik dengan kabar ada 7 kontainer berisi 70 juta surat suara yang telah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tsmara Amany Sebut Pemberian Penghargaan Kepada Prabowo, Sandiaga, dan Andi Arief untuk Menertawakan, http://www.tribunnews.com/pilpres-2019/2019/01/04/tsmara-amany-sebut-pemberian-penghargaan-kepada-prabowo-sandiaga-dan-andi-arief-untuk-menertawakan.

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved