Penasehat Hukum Caleg PKS Balikpapan yang Diduga Kampanye di Masjid Tolak Tudingan Gakumdu

Menurutnya, apa yang dilakukan kliennya tak masuk dalam kategori kampanye politik.

Penasehat Hukum Caleg PKS Balikpapan yang Diduga Kampanye di Masjid Tolak Tudingan Gakumdu
Warta Kota/henry lopulalan
ILUSTRASI Pilkada 

Penasehat Hukum Caleg PKS Balikpapan yang Diduga Kampanye di Masjid Tolak Tudingan Gakumdu

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - H. Abdul Rais SH MH selaku Penasehat Hukum caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Balikpapan yang diduga kampanye di rumah ibadah, menolak tudingan Gakumdu Balikpapan.

"Yang bersangkutan (kliennya) diminta Gus Nur (ulama) memperkenalkan diri," katanya, Rabu (9/1/2019).

Menurutnya, apa yang dilakukan kliennya tak masuk dalam kategori kampanye politik. Terlebih dulu ia mendudukkan tafsir kampanye kepada media ini.

Ijin Istri Pergi Melaut, Rudi Malah Curi Besi Tua di Kariangau Balikpapan

Kronologi Pasangan Mahasiswa Samarinda Buang Bayi di Tenggarong Seberang, Keduanya Tinggal Satu Atap

BREAKING NEWS - Lakalantas di Penajam, Jamiluddin Tewas Terlindas Truk CPO

Aktivitas bisa dikatakan kampanye apabila oknum politik memperkenalkan dirinya, menyampaikan program dan menganjurkan untuk memilih di hadapan masyarakat umum.

"Harus kumulatif, utuh, gak bisa dibaca parsial," tuturnya.

Kendati demikian ia menyadari, kampanye di rumah ibadah merupakan perbuatan yang dilarang sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Legislatif.

"Di tempat ibadah gak boleh. Ada sanksi pidananya, ada kurungan dan denda. Hanya memperkenalkan diri. Sosialisasi. Hemat saya tak bisa dikatakan kampanye," ungkapnya.

Kata Rais, pemanggilan 2 caleg yang diduga melakukan kampanye di rumah ibadah oleh Gakumdu hanya sebatas klarifikasi. Temuan ini didapat sepekan yang lalu.

"Klarifikasi saja. Kalau klarifikasi undangan ini ada indikasi, bisa ditindaklanjuti ke tahap penyidikan. Penyidikan baru bisa didampingi pengacara. Ini tak menggugurkan dia sebagai caleg," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved