Samsat Butuhkan Data Kendaraan Dinas yang Rusak

Memang kita dapatkan kendaraan-kendaraan tersebut di bengkel-bengkel itu. Sudah ada beberapa bengkel kita datangi

Samsat Butuhkan Data Kendaraan Dinas yang Rusak
Tribun Kaltim
Ilustrasi: Kendaraan yang terparkir di salah satu perkantoran di Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Tanpa adanya laporan dalam berita acara kendaraan rusak atau berubah status, maka Samsat akan menyatakan, seluruh kendaraan yang telah terdata oleh Samsat Malinau merupakan kendaraan aktif dan wajib membayar pajak. Dan yang paling tahu soal kondisi tersebut, kata Kasi Pembukuan dan Penagihan, Abdul Karim, adalah Pemkab Malinau.

"Kalau yang tahu benar soal kondisi kendaraan dinas tersebut kan tentunya Pemkab Malinau. Sebab, kendaraan itu penempatannya di Pemkab Malinau. Sedangkan data yang kami miliki ini data secara keseluruhan. Kami tidak tahu, apakah kendaraan yang masuk dalam data kami ini masih aktif atau tidak aktif digunakan sebagai kendaraan dinas," tandasnya.

Terkait dengan jumlah kendaraan tersebut, Karim menyatakan, itu jumlah total sebelum pendataan kendaraan-kendaraan rusak. Kedepannya, pihaknya akan melakukan pendataan tersebut dengan bantuan Setkab Malinau dan OPD. Sebab, tanpa pendataan tersebut seluruh kendaraan akan dinyatakan aktif.

"Kan tidak semua kendaraan itu dalam kondisi baik. Ada juga kendaraan yang sudah rusak. Nah, kita belum melakukan pendataan itu. Besar kemungkinan, kita minta data kendaraan yang telah rusak. Atau paling tidak, kita minta seluruh berita acara kendaraan rusak atau yang sudah dihapus dari asset, tapi belum diberitahukan kepada kami," paparnya.

Upaya pengecekan dan pendataan kendaraan plat merah di bengkel-bengkel, beber Abdul, pihaknya menemukan beberapa kendaraan plat merah berada di bengkel-bengkel tersebut. Bahkan, beberapa kendaraan telah berada di bengkel tersebut dalam waktu yang cukup lama. Setelah mendapatkan kendaraan tersebut, kemudian mengecek plat nomor kendaraan.

"Memang kita dapatkan kendaraan-kendaraan tersebut di bengkel-bengkel itu. Sudah ada beberapa bengkel kita datangi untuk melihat tumpukan kendaraan di sana. Untuk pendataan itu, kita lakukan dengan cara mengecek plat nomor kendaraan, nomor rangka dan mesin kendaraan," jelasnya. (*)

JUMLAH DAN JENIS
KENDARAAN DINAS MALINAU
Jenis Jumlah
* Sedan 1 Unit
* Jeep 10 Unit
* Minibus 164 Unit
* Bus dan Micro Bus 26 Unit
* Pick-Up dan Truck 190 Unit
* Alat-alat Berat 0 Unit
* Speda Motor 1.622 Unit
Jumlah 2,013 Unit (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved