Trump Luapkan Amarah di Twitter Saat Proposalnya Akhiri Shutdown Ditolak Oposisi

Trump menawarkan "kompromi" untuk mengakhiri masa penutupan layanan pemerintahan ( shutdown) parsial

Trump Luapkan Amarah di Twitter Saat Proposalnya Akhiri Shutdown Ditolak Oposisi
DAVID BECKER / REUTERS/Huffpost
Donald Trump 

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluapkan kemarahan lewat cuitan di twitter kepada kalangan oposisi dari Partai Demokrat yang menolak proposal 'tawaran komprominya'.

Dilansir dari Kompas.com Senin (21/1/2019), Donald Trump menyiratkan kegusarannya ketika proposalnya ditolak kalangan oposisi dari Partai Demokrat.

Trump menawarkan "kompromi" untuk mengakhiri masa penutupan layanan pemerintahan ( shutdown) parsial, sekaligus memenuhi keinginannya membangun tembok perbatasan.

 
Namun seperti dilansir BBC Minggu (20/1/2019), Demokrat menolak dengan menyebut proposal tersebut tak bertanggung jawab dan menyandera.

Dalam kicauan di Twitter, Trump meluapkan kemarahan dengan menyebut Ketua House of Represetatives Nancy Pelosi dan elite Demokrat lain menolak tanpa dia sempat memberi penjelasan.

"Mereka tidak melihat kejahatan atau narkoba. Yang mereka lihat adalah 2020, di mana mereka tidak akan menang," ujar Trump.

Adapun 2020 merupakan masa pemilihan presiden AS. Trump mendesak Demokrat untuk berbuat hal benar sehingga pegawai negeri yang terdampak shutdown bisa kembali bekerja.

Penawaran yang dimaksud Trump adalah perlindungan bagi 700.000 migran anak-anak, dikenal dengan Dreamers, selama tiga tahun.

Kemudian 300.000 pengungsi yang mendapt Status Perlindungan Sementara (TPS) juga bakal mendapat perhatian selama tiga tahun.

Trump kemudian mengunggah twit lain di mana dia menyinggung kekhawatiran kaum konservatif bahwa penawarannya itu merupakan bentuk amnesti.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved