Acungkan Tiga Jari, Mardani Ali Sera Menduga Ahok Ingin Netral di Pilpres 2019
"Beliau sudah menjalani hukumannya dan saatnya bebas, harus diberikan haknya dari negara," pungkasnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Madani Ali Sera angkat bicara terkait pose Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengacungkan tiga jari usai keluar dari penjara.
Mardani duga Ahok ingin netral sehingga berpose seperti itu.
"Kalau menurut saya itu kebesaran jiwa pak Ahok sekarang, tidak ingin masuk ke dalam dua kubu yang sekarang sedang berkompetisi, walaupun apa maksudnya pak Ahok yang lebih tahu," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (24/1/2019).
Mardani mengatakan Ahok sudah menjalani hukuman sebagai sanksi atas pelanggaran hukum yang telah dilakukannya. Sehingga negara harus memberikan hak kebebasan Ahok.
"Beliau sudah menjalani hukumannya dan saatnya bebas, harus diberikan haknya dari negara," pungkasnya.
Baca juga:
Tanam Ganja di Rumah, Warga Balikpapan Diciduk Polisi
Piala AFF U-22 2019 - Singapura Mundur, Timnas U-22 Indonesia Kecewa
Pemprov Siapkan Perjanjian Kerja Sama untuk Lahan RSI
Bakal Kedatangan 2 Pemain Asing, Ini Bocoran dari Manajemen Persebaya Surabaya
Bontang Ujicoba Penerapan Sistem Ajar Berbasis Aplikasi, Guru Tak Lagi Menulis di Papan
Sebelumnya, Staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari Tim BTP, Ima Mahdiah menceritakan momen saat Ahok sedang melakukan pengambilan sidik jari menjelang bebas dari Mako Brimob, Kamis (24/1/2019).
Pada foto yang dibagikan Ima Mahdiah melalui Twitter pribadinya, Ahok terlihat mengangkat kedua tangannya sambil mengacungkan tiga jari.
Jari-jarinya berwarna biru, menandakan bahwa dia baru saja melakukan cap jari.
Adapun Ahok terlihat tersenyum saat mengangkat tiga jarinya itu.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Acungkan Tiga Jari, Mardani Duga Ahok Ingin Netral di Pilpres 2019