Buka Diskusi Media Digital, Jam Tangan Gubernur Kaltim Isran Noor Jadi Palu

Uniknya, mantan Bupati Kutai Timur ini menggunakan jam tangan pribadi untuk mengetuk mikrofon. Isran mengetuk mikrofon lebih dari tiga kali.

Buka Diskusi Media Digital, Jam Tangan Gubernur Kaltim Isran Noor Jadi Palu
Tribunkaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo
Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Forum Pemred Kaltim dalam diskusi Media Digital di Gedung Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (29/1/2019). 

Buka Diskusi Media Digital, Jam Tangan Gubernur Kaltim Isran Noor Jadi Palu

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor membuka diskusi Media Digital Membangun Kaltim, di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Selasa (29/1/2019).

Isran Noor membuka kegiatan secara simbolis dengan mengetuk mimbar.

Uniknya, mantan Bupati Kutai Timur ini menggunakan jam tangan pribadi untuk mengetuk mikrofon. Isran mengetuk mikrofon lebih dari tiga kali.

"Dengan ini diskusi saya buka. Cara ini untuk menjawab Gubernurnya lain daripada yang lain. Soal jumlah ketukan, itu pilihan saya," kata Isran sembari memasang jam tangan Rolex Daytona ke tangannya.

Rekap Sementara Leg Pertama 32 Besar Piala Indonesia - Arema, Persija dan PSM Makassar Menang Mulus

Live Streaming 32 Besar Piala Indonesia - PS Mojokerto Putera Vs Borneo FC Tayang Hari Ini

Sambut Hari Pers 2019, Alfamidi Beri Cashback 50 Persen Khusus Wartawan Seluruh Indonesia

Diskusi ini diinisiasi Gerakan Antihoaks Jurnalis Kaltim bekerjasama dengan Diskominfo dan SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kaltim.

Isran mengaku sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya peran media digital sangat penting bagi pembangunan di Kaltim. Unggul dalam aktualitas dan bisa diakses dimana saja, membuat media digital lebih dekat dan cepat diakses masyarakat.

"Kemajuan teknologi sangat tidak ada pembatasnya lagi. Kemajuan ini tidak bisa dinafikan lagi. Kalau ingin mendapatkan informasi real itu, susah. Setidaknya media online sekarang cepat sekali. Tiga menit setelah kejadian, bisa langsung tersebar dan diakses," ungkap Isran.

Ia juga mengingatkan agar pegiat media online lebih teliti dan bertanggungjawab dalam menyajikan informasi. Khususnya harus muncul kesadaran yang tinggi dalam menghentikan hoax.

"Saya berharap agar kita dapat memiliki kesadaran yang tinggi dalam hal menghentikan dan mengurangi dampak negatif dari hoax. Usaha seperti ini adalah sebuah usaha yang mulia dalam hal membahas diskusi ini. Jika kita lakukan secara konsisten dan penuh kejujuran maka Kaltim akan tetap berada di posisi zona hijau," tuturnya.

Gubernur Kaltim, Isran Noor usai membuka Sunatan Massal di Gedung Sekretariat Ikatan Alumni Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/1/2019).
Gubernur Kaltim, Isran Noor usai membuka Sunatan Massal di Gedung Sekretariat Ikatan Alumni Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/1/2019). (TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO)

Sementara itu Ketua Panitia Indra Zakaria mengatakan diskusi ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan pemahaman yang selaras antara media online, humas, pejabat, dan Gubernur Kaltim.

"Ada berapa kasus dari media online dan ini perlu memahami pemimpin (Gubernur) kita ini. Gubernur Kaltim yang baru ini orangnya unik, teman media perlu memahami lebih dalam bapak Gubernur," ucap Indra.

Kegiatan ini juga diawali dengan Deklarasi media online dan penandatanganan forum pemred Kaltim yang dilakukan Charles Siahaan, Indra Zakaria, Intoniswan, Ahmad Khaidir, Lukman, Syukriumi, Abdurahman, dan Imran.

Diskusi ini dihadiri puluhan peserta dari Humas Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltim serta pegiat media.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain, Head of Department Media Relation PT Pertamina Hulu Mahakam Kristanto Hartadi, dan Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia GOJEK Indonesia, Mulawarman. (*) 

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved