Pengurangan Kuota Produksi Barubara Kaltara, Ini Sikap Perusahaan dan Langkah Gubernur

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie tanggapi soal pengurangan produksi batu bara di Kalimantan Utara atau Kaltara. Begini penjelasannya & si perusahaan.

Pengurangan Kuota Produksi Barubara Kaltara, Ini Sikap Perusahaan dan Langkah Gubernur
TRIBUNKALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Aktivitas di salah satu areal pertambangan batubara di Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Sebanyak 14 perusahaan tambang batu bara yang telah bereksplorasi di Kalimantan Utara atau Kaltara belum menyepakati pembagian kuota yang telah dipatok Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ini diungkapkan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (26/2/2019) siang usai menggear rapat tertutup dengan pimpinan 14 perusahaan tambang batu bara, di gubernuran, Tanjung Selor. 

Gubernur Kaltara  Irianto Lambrie, pun mengutus Kepala Dinas ESDM Kalimantan Utara Ferdy Manurun Tanduklangi untuk menghadap Dirjen Minerba dan staf khusus Menteri ESDM Ignasius Jonan meneruskan aspirasi perusahaan itu.

Pendaftaran PPPK Kota Balikpapan Ada Peluang Buat Honorer Kategori Dua, Ini Bidangnya

O2SN Tingkat Kecamatan Dimulai, Balikpapan Timur Tandingkan 170 Atlet di Lima Cabor

Umuh Muchtar Sebut Persib Bandung Masih Butuh Pemain Belakang, Sinyal Fabiano Beltrame Bakal Gabung?

“Besok, saya juga tugaskan Kadis ESDM meminta jadwal untuk saya bisa bertemu Pak Menteri ESDM. Kalau sudah ada jadwal waktu, kita akan informasikan ke perusahaan, bagi yang mau mendampingi ikut saya menjelaskan secara objektif kondisi di Kalimantan Utara,” kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, ungkap, kuota batubara Kalimantan Utara tahun ini turun dari 9 juta ton menjadi 6,250 ton.

Belum lagi, tambah Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, ada perusahaan dihadapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO).

Melalui Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Pemprov Kalimantan Utara akan meminta paling tidak Kementerian ESDM menaikkan kuota produksi batubara sebanyak 12,5 juta ton sama seperti kuota tahun 2017.

“Kita parah turunnya, dari 9 juta ton menjadi 6,250 juta ton. Kalimantan Timur saja dari 78 juta ton menjadi 32 juta ton. Kalimantan Selatan tadinya 80 juta ton lebih menjadi 32 lebih saja,” ujar Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

VIDEO - Pemuda Pengangguran Ini Tega Setubuhi Siswi Kelas VI SD di Samping Polresta Samarinda

Gaun Kendall Jenner Curi Perhatian di After Party, Caitlyn Jenner Yakin Anaknya Bisa Menang Oscar

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, mengatakan, penurunan kuota batu bara ini akan merimplikasi pada kegiatan dan keadaan ekonomi Kalimantan Utara.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved