500 MBR di Berau Dapat Sambungan Air Bersih Gratis
Pemkab Berau melalui PDAM Tirta Segah memberikan bantuan kepada MBR dan lembaga sosial, untuk pemasangan sambungan air bersih gratis.
Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau melalui PDAM Tirta Segah memberikan bantuan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan lembaga sosial, untuk pemasangan sambungan air bersih secara gratis.
Program ini diperuntukan kepada 500 masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Direktur PDAM Tirta Segah, Saipul Rahman menyampaikan, selain untuk membantu warga yang kurang mampu untuk mendapat layanan air bersih, juga untuk memenuhi target penyaluran air bersih kepada masyarakat.
Seperti diketahui, hingga saat ini masih ada 5.835 rumah tangga yang masuk dalam daftar tunggu PDAM Tirta Segah.
"Target kami pada tahun 2021, mendatang 95 persen masyarakat di Kabupaten Berau telah menikmati saluran air bersih dan 100 persen untuk wilayah perkotaan," kata Saipul.
Ditambahkanya, untuk mencapai target ini, pihaknya akan melayani penyambungan baru secara bertahap.
"Dalam dua bulan ini kami akan melayani 2.000 sambungan rumah baru, dan kalau memang masih bisa, dua bulan berikutnya kita tambah lagi 2.000 pelanggan dan seterusnya," jelas Saipul.
Penambahan ini dilakukan secara bertahap, untuk melihat kemampuan produksi air bersih untuk masyarakat.
"Jangan sampai kami membuka sambungan rumah baru, di tempat lain debit airnya menurun atau bahkan mati," paparnya.
Namun pihaknya optimistis, target ini akan tercapai. PDAM Tirta Segah memiliki kepasitas produksi mencapai 385 liter per detik untuk IPA Raja Alam, Singkuang, Sambaliung dan Teluk Bayur.
• PDAM Tirta Segah Berau Gunakan Whatsapp Untuk Petakan Lokasi Calon Pelanggan
• Pemkab Berau Tambah Penyertaan Modal PDAM Tirta Segah sebesar Rp 6,5 Miliar
• Wakil Bupati Berau Agus Tantomo Lantik Direktur PDAM Tirta Segah yang Baru, Ini Pesannya
• Di Berau, Ada Pelanggan PDAM Tirta Segah yang Menunggak Sampai 55 Bulan!
Dengan kapasitas ini, ia mengatakan bahwa PDAM dapat mengaliri sekitar 30 ribu sambungan rumah baru.
Namun dengan catatan jaringan pipa air bersih sudah terkoneksi dengan pemukiman masyarakat.
"Sekarang ini kan masih banyak masyarakat yang rumahnya jauh dari jaringan pipa kita. Sehingga kita fokuskan pada masyarakat yang dekat dengan jaringan pipa ini dulu untuk pemasangan sambungan. Sambil ini berjalan, kita akan melakukan pembenahan jaringan pipa juga. Yang jelas saat kita akan melakukan evaluasi selalu, jangan sampai pemasangan baru menganggu aliran yang telah terpasang sebelumnya sekitar 19 ribu sambungan," kata Saipul.