Sampai Mei 2019 Ini Minyak Sawit Bebas Pungutan Ekspor, Begini Alasannya

Tak ada lagi pungutan ekspor pada produk komoditas kelapa sawit sepanjang Maret hingga Mei 2019. Ini penjelasan Darmin Nasution.

Sampai Mei 2019 Ini Minyak Sawit Bebas Pungutan Ekspor, Begini Alasannya
tribunkaltim.co/ Nevrianto
Sejumlah pekerja memindahkan kelapa sawit ke bak mobil saat panen di perkebunan kawasan Batu Batu, Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Senin(28/1/2019).Dalam sehari panen sawit mampu mencapai 3 ton. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA – Pemerintah tidak memberlakukan pungutan ekspor pada produk komoditas kelapa sawit sepanjang Maret hingga Mei 2019.

Meskipun demikian, sejumlah Pelaku usaha berharap pemerintah tetap menetapkan harga referensi penetapan pungutan ekspor mengikuti pergerakan harga pasar Internasional.

Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua PMK Nomor 81 Tahun 2018.

Live Streaming Bhayangkara FC vs Bali United, Menit 62 Bhayangkara FC Sudah Sodor Tiga Gol

Hasil Akhir Piala Presiden Bhayangkara FC vs Bali United, Tercipta Lima Gol Ini Para Pencetaknya

Live Streaming Bhayangkara FC vs Bali United, Menit 62 Bhayangkara FC Sudah Sodor Tiga Gol

Hal itu tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Pertanian.

Aturan ini juga mengubah PMK Nomor 152 Tahun 2018 sebagai perubahan pertama pada PMK Nomor 81 Tahun 2018.

Terkait PMK Nomor 23/2019 ini, Ketua Dewan Masyarakat Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun yang dihubungi dari Jakarta, Kamis (14/3/2019),

Dia berpendapat, struktur PE telah memberikan insentif bagi industri hilir kelapa sawit.

Hal itu tampak dari nilai PE CPO yang lebih tinggi dibanding produk olahan.

Meskipun demikian, Derom mengimbau pemerintah agar menetapkan harga referensi CPO sesuai dengan keadaan pasar.

Persebaya Surabaya Bakal Benahi Pertahanan, Soal Fisik Tidak Ada Masalah

TKN Bilang Bahar bin Smith Menyiksa Anak-anak, Kok yang Disalahkan Jokowi?

Viral, Warga Kompak Tangkap Maling Motor yang Mau Melarikan Diri, Blokir Jalan dan Siapkan Pentungan

“Kecenderungan saat ini ialah, harga referensi lebih tinggi dibandingkan harga pasar internasional,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved