Pelajar di Bontang Nekat Curi Motor, Terungkap Setelah Tabrak Lari Mobil Warga Saat Pergi ke Sekolah

Modus operandi tersangka dengan cara membawa anak kunci palsu. Targetnya mencari kendaraan yang kondisi kontak tak lagi baik.

Pelajar di Bontang Nekat Curi Motor, Terungkap Setelah Tabrak Lari Mobil Warga Saat Pergi ke Sekolah
Tribunkaltim.co/ Ichwal Setiawan
Sepeda motor yang digondol pelajar di Kota Bontang, RZ  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Masa muda RZ (19) pelajar di salah satu SMA di Negeri Kota Bontang ini harus diisi dari balik penjara.

Perbuatannya nekat mencuri sepeda motor milik warga Jalan Habibon, RT 35, Kelurahan Tanjung Laut dimintai pertanggung jawaban di mata hukum.

Pidana kurungan 7 tahun pejara disangkakan kepadanya.

Hasil Undian Liga Champions 2019  - Barcelona vs MU dan Ajax vs Juventus

Ini 8 Gedung Rekomendasi untuk Resepsi Pernikahan di Kota Balikpapan

Mitra Kukar Gagal di Piala Presiden 2019, Kiper Senior Ini Anggap Sebagai Pelajaran Berharga

Pelajar kelas 12 ini nekat mencuri sepeda motor untuk keperluan pribadi. Aksinya kandas setelah motor yang dicurinya menabrak mobil warga.

Panik dengan insiden itu, RZ kabur menanggalkan motornya.

Sang pemilik mobil, Lupe berusaha memburu Rz tetapi gagal.

“Lupe langsung periksa motornya, nah didapati STNK atas nama Bulang warga Tanjung Laut,” kata Kasubag Humas Polres Bontang, Iptu Suyono melalui siaran persnya, Jumat (15/3/2019).

Mendapat informasi itu, Bulang langsung melapor ke Polsek Bontang Selatan. Dari keterangan Lupe, tersangka masih mengenakan seragam sekolah.

Seragam sekolah yang dikenakan pelaku tak sulit untuk dikenali. Petugas yang telah mengantongi identitas pelaku langsung menuju sekolah RZ.

Tujuh Fakta Sejarah Kota Bontang, Berawal dari Utang hingga 10 Penghargaan Adipura

Kangen Minuman Khas Pulau Dewata? Ini Resep Membuat Es Tambring Khas Bali

Ketum PPP Ditangkap KPK, Andi Arief: Romi Super Aktif Untuk Kemenangan Pak Jokowi

RZ diringkus polisi di sekolahnya. Tanpa perlawanan, ia digelandang menuju Polsek Bontang Selatan untuk dimintai keterangan. Belum diketahui pasti sudah berapa lama RZ melakukan aksi curi sepeda motor ini. Namun, diduga ia merupakan pemain baru.

Modus operandi tersangka dengan cara membawa anak kunci palsu. Targetnya mencari kendaraan yang kondisi kontak tak lagi baik.

Motor korban yang dianggap telah berusia tua dan kondisi kontak tak baik menjadi incaranya.

“Kebetulan motor yang dicurinya itu sudah dol kuncinya,” ujarnya.

Bisa dipastikan, RZ akan menjalani ujian sekolah dari balik jerugi. Dari perbuatannya, korban alami kerugian materil sepeda motor seharga Rp 17 juta. Penyidik menjerat dengan pasal 363 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara. (*) 

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved