Rindu Anak Istri Tak Punya Uang ke Jawa dan Nekat Rampok di Balikpapan, Eko Diancam Pasal Berlapis

Eko Satriawan (25) nekat merampok bahkan menikam korban pemilik warung di kawasan Balikpapan Selatan.

Rindu Anak Istri Tak Punya Uang ke Jawa dan Nekat Rampok di Balikpapan, Eko Diancam Pasal Berlapis
Tribunkaltim.co/ Fachri Ramadhani
Eko Satriawan, tersangka perampokan dan penikaman 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rindu anak istri, dan hendak pulang ke kampung halaman (Jawa) jadi alasan Eko Satriawan lakukan perbuatan melawan hukum.

Berdalih tak punya modal (uang), membuat pikirannya gelap. Eko Satriawan (25) nekat merampok bahkan menikam korban pemilik warung di kawasan Balikpapan Selatan.

Hasilnya, bukan hanya tak bisa menjemput rindunya bertemu keluarga di Jawa. Eko disangkakan pasal berlapis oleh penyidik Polda Kaltim.

Utang Multi Years di PPU Sudah Dibayar Rp 54 Miliar,Sisakan Rp 162 Miliar untuk Dibayar Tahun Ini

Plaza Balikpapan Adakan Beauty Expo dan Tropical Vibes Pekan Ini, Ada Beauty Class hingga Make Over 

Sering Belanja di Supermarket? Berikut 8 Daftar Alamat Swalayan Maxi di Kota Balikpapan

Hukuman bertahun-tahun atas perbuatan jahatnya membayangi tersangka yang saat ini mendekam di sel Mapolda Kaltim.

"Sekitar 5 bulan di sini (Balikpapan). Mau pulang. Kangen sana anak-istri," kata Eko kepada Tribunkaltim.co, Selasa (26/3/2019) di Mapolda Kaltim.

Eko mengaku setiap hari berkerja serabutan, kebanyakan jadi kuli bangunan. Ia memang melakukan aksi kejahatannya dengan terencana. Mulai dari menyiapkan kendaraan, hingga membawa senjata tajam.

"Rencana mau ambil uang. Incar? Belum sih, saya waktu itu lagi cari sasaran jalan-jalan kelihatan warung ibu itu sepi, sendirian juga," katanya

"Ibunya teriak, saya bingung. Saya tusuk. Saya lari ke depan gerjea bethany. Sembunyi di kos-kosan," lanjutnya.

Berusia 54 Tahun, Begini Latihan yang Dijalani Keanu Reeves demi John Wick: Chapter 3 - Parabellum

Download Kisi-kisi Soal Bahasa Inggris untuk UNBK dan UNKP SMK/MA, Malam Ini Sempat Belajar

Download Lagu OST Drama Korea 100 Days My Prince, Kami Berikan Satu Album

Sementara Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum AKBP Sumaryono, mengungkapkan bahwa tersangka dijerat pasal berlapis atas aksinya di toko Jalan Agung Tunggal, Balikpapan Selatan.

"Pasal 365 KUHP, kemudian kita lapis 351 penganiayaan mengakibatkan luka dan UU Darurat terkait kepemilikan sajam. Ancaman 9 tahun penjara," bebernya.

Lebih lanjut, Sumaryono menyebut tersangka tinggal beberapa bulan di Balikpapan, dengan lokasi tinggal selalu berpindah-pindah alias tak tetap. Dari pengakuannya, bekerja sebagai kuli bangunan.

Motif pencuriannya lantaran didesak kebutuhan ekonomi. Namun, perbuatan jahat dan kriminal tetap harus berhadapan dengan hukum. Saat ini pihaknya justru mengembangkan kasus ini, barangkali ada TKP lain di Balikpapan yang pernah disambangi pelaku curas ini. (*) 

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved