Pemilu 2019

Pemilu 2019, Ada 1.226 Warga Binaan dan Tahanan Polres di Tenggarong Dipastikan tak Bisa Milih

Sebanyak 1.226 orang warga binaaan Lapas di Tenggarong dan Polres Kukar dipastikan tidak bisa memilih dalam Pemilu 2019

Pemilu 2019, Ada 1.226 Warga Binaan dan Tahanan Polres di Tenggarong Dipastikan tak Bisa Milih
Tribunkaltim.co/ Rahmad Taufik
Ribuan warga binaan di Lapas Klas IIB Tenggarong dipastikan tidak bisa memilih dalam Pemilu 2019 karena bermasalah dengan administrasi kependudukannya. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sebanyak 1.226 orang warga binaaan Lapas di Tenggarong dan Polres Kukar dipastikan tidak bisa memilih dalam Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019) besok.

Dari total 1.774 orang warga Lapas dan tahanan Polres Kukar yang diusulkan ke KPU, hanya 548 yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) karena mereka tidak memilih di tempat asal domisili mereka.

Andri Lesmano, Kasi Pembinaan Anak Didik Lapas Klas IIB Tenggarong mengemukakan, warga binaan yang masuk dalam DPTb berjumlah 418 orang ditambah dengan tahanan Polres Kukar 67 orang.

"Tahanan Polres nggak ada TPS, nanti mereka nyoblosnya di Lapas, di Lapas ini disiapkan 3 TPS, yakni TPS 86, 87 dan 88," ujar Andri, Selasa (16/4/2019).

Sedangkan pendistribusian logistik dilakukan sore ini, termasuk surat undangan C6 dan segala macamnya.

Andi mengatakan, dari 418 orang yang punya hak suara itu, 71 orang di antaranya warga Tenggarong.

Sedangkan Salis Farida Fitriani, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Samarinada mengatakan, pada Pemilu 2019 besok anak binaannya akan bergabung dengan Lapas Perempuan Klas IIA Samarinda untuk mencoblos di TPS yang sama.

"Jumlah pemilih di LPKA cuma 7 orang, yang lain belum memenuhi syarat. Sedangkan kami mengusulkan 17 orang," tutur Salis.

Sedangkan Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Samarinda, Sri Astiana merinci, jumlah warga binaannya 203 orang namun yang diusulkan ke KPU Samarinda sejak awal untuk bisa mencoblos dalam Pemilu 187 orang.

"Warga binaan kami yang terdaftar DPTb dan mempunyai hak pilih 56 orang, semuanya pindahan dari Samarinda," ujar Asti.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved