Pemilu 2019

219 Penghuni Rutan Kelas II Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Batal Salurkan Hak Pilih

219 Penghuni Rutan Kelas II Tanjung Redeb Berau Batal Salurkan Hak Pilih. Hal ini disebabkan logistik pemilu belum diterima Rutan Berau

219 Penghuni Rutan Kelas II Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Batal Salurkan Hak Pilih
tribunkaltim.co/Geafry Necolsen
Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Berau tidak berjalan lancar seperti yang diharapkan, khususnya di Rutan Kelas II Tanjung Redeb. Para narapidana tidak bisa menyalurkan hak politiknya lantaran kekurangan surat suara. 

TANJUNG REDEB, TRIBUNKALTIM.CO - Pelaksanaan Pemilu 2019 untuk memilih presiden dan anggota legislatif di Kabupaten Berau tidak berjalan lancar seperti yang diharapkan.

Salah satunya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 501.

Ini adalah TPS yang khusus untuk para narapidana yang menghuni Rutan Kelas II Tanjung Redeb.

Mereka tidak bisa menyalurkan hak politiknya lantaran kekurangan surat suara untuk memilih DPR RI dan DPD.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Dwi Hartono yang mengaku sehari sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil dan Komisi Pemilihan Umum Pemilu untuk menggelar pemilu di Rutan.

Awalnya Dwi menyakini, Pemilu di Rutan akan berjalan seperti biasa, meski ada keterlambatan logistik pemilu yang diperkirakan datang sekitar pukul 01.00 Wita Rabu (17/4/2019) diri hari tadi.

Namun hingga pemilu ini berlangsung secara serentak, Logistik untuk Rutan belum juga tiba.

"Kami koordinasi juga diri hari tadi, informasi sekitar pukul 02.00 Wita. Tapi sampai sekarang (12.00 wita), logistik belum juga ada," ungkapnya.

Dwi Hartono pun berkoordinasi kembali dengan KPU Berau.

Namun. Setelah berada di KPU, pihaknya mendapat kabar, bahawa pemilu di Rutan terpaksa ditunda.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved