Pemilu 2019
Seperti Prabowo Subianto, Bupati PPU Celup Jempol dan Telunjuk di Tinta Usai Coblos
Bupati Kabupaten PPU, Abdul Gafur Mas'ud mencelupkan jari jempol dan telunjuknya pada tinta pemilu usai mencoblos. Seperti yang Dilakukan Prabowo
Penulis: Samir | Editor: Rafan Arif Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara, atau PPU, Abdul Gafur Mas'ud mencoblos di TPS 02 Jenebora.
Usai mencoblos, Bupati PPU mencelupkan dua jarinya ke tinta pemilu.
Persisnya jari jempol dan telunjuk.
Hal ini mirip dengan teknik mencelupkan tinta yan dilakukan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto.
Mengenai baju putih sebagai simbol, Bupati PPU mengatakan sengaja memakai baju putih karena biasanya setiap hari Rabu selalu menggunakan baju putih saat masuk kerja.
Didampingi sang istri, Hj Risnah, Bupati PPU terlebih dahulu mendaftar di KPPS dnegan nomor antrean 109.
Namun saat membuka surat suara DPR RI, Bupati PPU meminta diganti.
Lantara ada sobekan.
Setelah itu, petugas KPPS mengganti surat suara tersebut dengan alasan belum tercoblos dan robek saat dibuka.
Usai mencoblos kemudian satu persatu kertas suara dimasukkan di kotak suara dan diakhiri dengan menyelupkan telunjuk dan jempol di tinta.
Saat mencoblos, Bupati PPU mengenakan pakaian putih hitam.
Usai mencoblos kemudian memantau proses pencoblosan di TPS 01 dan 03.
Di TPS 02, Bupati PPU sempat mempertanyakan karena sampai pukul 10.30 Wita juga warga yang datang masih kurang.
"Petugas harus menghimbau masyarakat agar datang ke TPS," ujarnya.
Bupati PPU mengatakan, pemilu ini harus berlangsung aman dan sukses, jujur dan adil.