Pemilu 2019

Pekerjaan Super Melelahkan, Yohannes Menyesal Menjadi Petugas PPK di Kota Bontang

Beban kerja yang sangat berat dirasakan petugas PPK, pada Pemilu 2019 ini. Kerap bekerja hingga dini hari, membuat petugas PPK merasa menyesal

Pekerjaan Super Melelahkan, Yohannes Menyesal Menjadi Petugas PPK di Kota Bontang
tribunkaltim.co/Ichwal Setiawan
REKAPITULASI — Petugas PPK di Kecamatan Bontang Selatan menghitung perolehan suara hasil Pemilu 2019 kemarin. Berada di ruangan berhimpit dengan kotak suara dan saksi-saksi Parpol tanpa pendingin ruangan membuat ruangan terasa sesak. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Memasuki hari ke-4 rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan se-Kota Bontang masih terus berlangsung.

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bekerja hingga 13 jam sehari untuk merekap seluruh TPS di masing-masing kecamatan.

PPK Kecamatan Bontang Utara misalnya, menargetkan rekapitulasi suara untuk tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama satu jam.

Artinya, petugas menyelesaikan penghitungan suara dalam sehari sekitar 13-14 TPS.

Pemadangan kotak suara dan kesibukan rekapitulasi di tingkat PPK di aula kantor Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (20/4/2019) malam.
Pemadangan kotak suara dan kesibukan rekapitulasi di tingkat PPK di aula kantor Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (20/4/2019) malam. (tribunkaltim.co/Muhammad Arfan)

“Kita kerja ekstra capek sudah pasti.

Cuma namanya tanggung jawab yah harus dikerjakan,” ujar Ketua PPK Kecamatan Bontang Utara, Yohannes Parammangan kepada tribunkaltim.co saat ditemui di sela-sela rekapitulasi di Gudang Logistik KPU jalan MH Thamrin, Kecamatan Bontang Utara.

Yohannes mengatakan sejauh ini belum mendapati kendala yang berarti.

Perhitungan suara per TPS berjalan lancar, hanya saja ada beberapa TPS yang harus membuka C1 Plano karena terdapat selisih data antara Parpol dengan KPPS.

Perbedaan data umumnya terjadi karena jumlah suara yang pada KPPS berbeda dengan jumlah suara versi saksi Parpol.

“Misalnya partai A tertulis di saksi 10 ternyata di KPPS tertulis 11. Kami langsung buka C1 Plano,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved