Pesta Miras Sebelum Keliling Kota, Membangunkan Sahur Dibubarkan Polisi

Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Samarinda membubarkan aksi membangunkan sahur karena dinilai tidak sesuai dengan etika.

TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
RAMADHAN - Membangunkan (Bagarakan) sahur yang dilakukan tidak sesuai dengan etika dibubarkan oleh kepolisian, Kamis (16/5/2019). Keenam pelaku yang masih muda hanya diberikan pembinaan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Samarinda membubarkan aksi membangunkan  sahur karena  dinilai tidak sesuai dengan etika. Pembubaran ini dilakukan pada, Kamis (16/5) dini hari tadi. 

Enam remaja dilakukan pembinaan karena melakukan aksi membangunkan (bagarakan) sahur tidak sesuai etika. Dari enam remaja tersebut,  dua diantaranya adalah perempuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata sebelum mulai berkeliling kota, keenam pelaku terlebih dahulu pesta minuman keras (miras) yang dilakukan di suatu tempat.

Hal itu diketahui dari aroma alkohol yang keluar dari mulut remaja tersebut.

"Cara membangunkan orang sahur tidak seperti ini. Hal ini malah membuat warga resah, karena lagu yang dimainkan disko, lalu joget-joget juga diatas kendaraan," ucap Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, AKP Yasir, Kamis (16/5/2019).

"Ternyata mereka ini minum miras dulu sebelum keliling, mulut mereka masih bau alkohol," sambunganya.

Namun demikian, kepolisian masih berbaik hati  karena hanya melakukan peringatan kepada remaja tersebut.

Keenamnya dilakukan pembinaan di tempat. Remaja pria dihukum dengan push up, kemudian  diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Kita masih beri peringatan, kalau kedapatan lagi kami akan tindak. Mereka kita lakukan pembinaan di tempat," katanya. (*)

BACA JUGA:

Ricuh Laga PSS Sleman vs Arema FC, Ini Pengakuan Penonton yang Berdarah Terkena Serpihan Keramik

Putra Sulung Terduga Perekam Video Penggal Kepala Jokowi: Ibu Saya Enggak Sengaja Merekam Itu

Terkuak Pengakuan Terduga Pelaku Pemutilasi Wanita di Malang, Gunting Taman Jadi Alat Mutilasi

Exco PSSI: Bentrokan Suporter PSS Sleman dengan Arema FC Gara-gara Ada 20 Provokator

TERPOPULER - 2 Pemain Naturalisasi Persib Bandung tak Bisa Tampil di Laga Perdana Liga 1 2019

Like dan follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved