PASAR MODAL
IHSG Siap-siap Melemah Kembali
Tekanan tampaknya belum akan lepas dari Indeks Harga Saham Gabungan, Selasa (14/5/2013).
Sentimen variatif dihadirkan bursa global, khususnya bursa Wall Street semalam. Ambil untung berhadapan dengan data kesehatan yang membaik. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,18 persen ke level 15.091; Indeks S&P500 mendatar 0,00 persen ke level 1.633 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat tipis 0,06 persen ke level 3.438.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 51,31 poin (1,00 persen) ke level 5.054,63 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,4 juta lot atau setara dengan Rp 5,3 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 397 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain ASII, BMRI, INDF, BBNI dan BBTN.
Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.741 per dollar AS. Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal dead cross pada indikator Stochastic.
Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Dengan dukungan di level 5.000 dan resisten di 5.115. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah GJTL, MAPI dan UNVR.