Penukaran Uang Kartal di Balikpapan Naik Dua Kali Lipat
Antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang terus mengalami peningkatan signifikan.
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang terus mengalami peningkatan signifikan. Mawardi BH Ritonga, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menuturkan, penukaran uang mulai 1 Juli hingga 17 Juli telah mencapai Rp 30,7 miliar, dengan jumlah penukar rata-rata 250 orang setiap harinya.
"Untuk penukaran uang rata-rata Rp 2,8 miliar perhari. Jumlah ini meningkat hingga 200 persen dibandingkan periode ramadhan tahun lalu. Dibandingkan penukaran uang di bulan biasanya hanya berkisar Rp 200 juta hingga Rp 300 juta saja dengan rata-rata penukar 40 orang," kata Mawardi, Jumat (18/7).
Kendati terjadi peningkatan signifikan, namun Bank Indonesia telah melakukan antisipasi, terutama dari persediaan uang kartal. Tak tanggung-tanggung, BI menyiapkan uang kartal mencapai Rp 6,1 triliun untuk memenuhi penarikan uang kartal dan penukaran uang oleh masyarakat, selama periode ramadhan dan Idul Fitri.
"Peningkatannya memang luar biasa. Apalagi kami tidak membatasi jumlah uang yang mau ditukarkan," ujarnya.
Uang kartal nominal kecil mulai dari Rp 2.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000 kembali menjadi pecahan yang paling diminati masyarakat. Selain perseorangan, berbagai instansi juga telah berkoordinasi dengan BI untuk melakukan penukaran uang nominal kecil.
"Kami memproyeksikan puncak penukaran uang akan terjadi H-3 sebelum libur bersama atau pekan depan. Peningkatannya bahkan bisa dua kali lipat dari permintaan penukaran uang saat ini," kata Mawardi.
Mobil kas keliling Bank Indonesia juga bakal melayani penukaran uang di berbagai titik keramaian dan pasar, sehingga bisa mendekatkan layanan kepada masyarakat. (*)