Pasar Modal
Investor Tunggu Sidang Pilpres, IHSG Berpotensi Turun
Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak variatif pada perdagangan Rabu (6/8/2014).
JAKARTA, tribunkaltim.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak variatif pada perdagangan Rabu (6/8/2014). Selain sentimen negatif dari eksternal, investor menunggu proses sidang gugatan pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi.
Pasar saham AS melemah seiring meningkatnya ketegangan yang terjadi di Ukraina semalam waktu Indonesia. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Average sebesar 0,84 persen dan indeks S&P500 sebesar 0,97 persen.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kejatuhan Wall Street. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,43 persen dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,07 persen. Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas justru terapresiasi.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II sebesar 5,12 persen. Pencapaian itu lebih rendah dari proyeksi pemerintah dan Bank Indonesia yang berada di kisaran 5,30 persen.
Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan hasil sidang pertama gugatan pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK), hari ini.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks masih memasuki fase konsolidasi dan berpotensi melemah serta menyentuh support terdekat di level 5.040.
"Hari ini indeks diproyeksikan bergerak variatif dengan kecenderungan terkoreksi. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.998 dan resistance 5.128," tulisnya.
Beberapa saham yang direkomendasikan adalah ASII, BSDE, ADRO, AISA dan BBNI.