Rekrutmen CPNS
Peserta Seleksi CPNS Malinau Akan Tes di Nunukan
BKD Kabupaten Malinau mewacanakan pelaksanaan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Nunukan.
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malinau mewacanakan pelaksanaan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Nunukan.
Kepala Bidang Pengembangan dan Kedudukan Hukum Pegawai BKDD Kabupaten Nunukan, Hasruni, sudah ada komunikasi informal dengan pihak BKD Kabupaten Malinau, yang mewacanakan pelaksanaan seleksi dengan menumpang pada fasilitas Computer Assisted Test(CAT) milik Pemerintah Kabupaten Nunukan.
"Kalau Pak Syafaruddin (Kepala BKDD Kabupaten Nunukan) tidak masalah. Yang penting kami duluan," ujarnya.
Dia mengatakan, selain berencana melaksanakan tes di Kabupaten Nunukan, BKD Kabupaten Malinau juga merencanakan menggelar tes di Tanjung Selor, dengan menggunakan fasilitas CAT milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. "Kaltara juga cuma 50. Jadi kesulitan. Malinau kemungkinan akan ikut tes di sini, tetapi itu kan masih rencananya, kalau memungkinkan," ujarnya.
Dia mengatakan, hingga kini belum ada kepastian dari BKD Kabupaten Malinau untuk menggelar tes di Nunukan. Apalagi untuk pelaksanaan tes di Nunukan, tentu terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan peserta seleksi. "Biaya mereka ke sini sangat besar. Mungkin kalau Tarakan mampu dia ke Tarakan. Daripada ke Nunukan biayanya besar," ujarnya.
BKDD Kabupaten Nunukan hingga kini belum menentukan jadwal pelaksanaan tes bagi peserta seleksi CPNS yang memilih instansi Kabupaten Nunukan.
Hasruni mengatakan, untuk memastikan jadwal pelaksanaan tes harus diawali dengna survei yang memastikan fasilitas yang dimiliki sudah layak digunakan untuk ujian. Survei dilaksanakan Badan Kepegawaian Negara.
"Kita belum berani. Karena harus ada rekomendasi bahwa ini siap, baru dilaksanakan. Kalau sudah dianggap layak, baru kami jadwalkan. Nanti kami jadwalkan ternyata masih ada kekurangan kan? Kalang kabut kan?" ujarnya.
Daerah diberikan kesempatan menggelar tes hingga Desember mendatang. Hal inipula yang mendasari persyaratan usia maksimal pendaftar yang belum mencapai 35 tahun hingga 31 Desember 2014.
"Jadi pada saat 31 Desember itu dia masih 35 tahun. Kalau dibatasi Oktober, tiba-tiba ujiannya Desember, dia lahir Oktober masukkan? Pada saat pengusulan NIP bulan Desember, sudah lebih dua bulan," ujarnya.