Kamis, 9 April 2026

Hari Antikorupsi Sedunia

Pokja 30 Tantang Jokowi Blusukan Tambang di Kaltim

Presiden Jokowi ditantang untuk melakukan blusukan tambang di Kaltim. Hal ini diungkapkan Direktur Pokja 30 Carolus Tuah.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Presiden Jokowi ditantang untuk melakukan blusukan tambang di Kaltim. Hal ini diungkapkan Direktur Pokja 30 Carolus Tuah, kala diminta tanggapannya mengenai minimnya kesadaran perusahaan tambang membayar pajak.

"Pak Jokowi kan berkomitmen memberantas korupsi terutama di sektor minerba (mineral dan batu bara). Nah sekarang kita tunggu Pak Jokowi blusukan tambang di Kaltim. Mau nggak dia (Jokowi) blusukan di tengah banjir Samarinda yang disebabkan oleh tambang," kata Tuah. (Baca: Jokowi akan Blusukan ke Nunukan dan Perbatasan)

Banyaknya perusahaan tambang yang tidak menyetorkan pajak, menurut Tuah, menjadi bukti lemahnya kepala daerah menjalankan kewajiban konstitusionalnya. "Inilah perilaku kepala daerah kita (di Kaltim). Brutal dalam menerbitkan izin, tapi lemah di kewajiban  konstitusionalnya seperti mengawasi tambang yang mereka terbitkan izinnya," urai Tuah.

Menurut Tuah, kesungguhan Jokowi memberantas korupsi di sektor minerba patut diuji. "Harus konkret. Blusukan tambang di Kaltim untuk membuktikan bahwa blusukan yang dia lakukan selama ini bukan pencitraan. Jika tidak, berarti sama saja Jokowi dengan pemimpin lainnya," katanya lagi.

Selain banyak yang belum membayar pajak.Tunggakan royalti dan iuran tetap yang belum disetorkan para pengusaha tambang juga bernilai fantastis yakni ratusan miliar rupiah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved