Kamis, 9 April 2026

Berita Penajam Terkini

Kabel Listrik Terbakar di PPU, Listrik Warga RT 21 Sempat Padam

Kebakaran kabel listrik di Penajam PPU picu kepanikan warga. Api sempat membesar sebelum berhasil dipadamkan

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
HO BPBD PPU
KEBAKARAN KABEL LISTRIK - Kebakaran jaringan kabel listrik terjadi di Jalan Raden Sukma RT 21, Kelurahan Kayu Api, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (8/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WITA. (HO/BPBD PPU) 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran kabel listrik terjadi di Kelurahan Kayu Api, Penajam PPU akibat dugaan korsleting.
  • Api sempat membesar dan mengancam permukiman warga sebelum berhasil dikendalikan.
  • Tidak ada korban jiwa, namun listrik di wilayah terdampak sempat padam.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kebakaran kabel listrik di Penajam Paser Utara (PPU) terjadi di Jalan Raden Sukma RT 21, Kelurahan Kayu Api, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Rabu (8/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WITA.

Insiden ini sempat memicu kepanikan warga karena api membesar di area permukiman padat penduduk. Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya menjauhkan diri demi menghindari potensi bahaya yang lebih besar.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD PPU, kejadian bermula dari percikan api pada jaringan kabel listrik milik PLN yang diduga akibat korsleting.

Api kemudian membesar dan berpotensi membahayakan rumah warga di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat situasi sempat mencekam, mengingat jaringan listrik berada dekat dengan bangunan tempat tinggal.

Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), PLN, aparat TNI-Polri, serta warga setempat segera melakukan penanganan setelah laporan diterima pada pukul 21.10 WITA.

Baca juga: Bukan Sekadar Turnamen Tenis, Kapolres PPU Cup II Jadi Ajang Adu Gengsi dan Relasi

Petugas melakukan pemadaman menggunakan unit mobil tangki untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar.

“Api sempat membesar sehingga dapat membahayakan permukiman warga sekitar,” demikian keterangan Kepala BPBD PPU, Nurlaila, dalam laporan resmi Pusdalops BPBD PPU.

Respons cepat petugas dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran ke rumah warga. Koordinasi lintas instansi juga berjalan efektif dalam situasi darurat tersebut.

Api Berhasil Dipadamkan, Listrik Sempat Padam

Upaya pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.30 WITA. Setelah itu, petugas melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak secara langsung dalam kejadian ini. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan jaringan listrik terbakar dan berdampak pada padamnya aliran listrik di permukiman warga RT 21.

Baca juga: PPU Dorong Kampung Nelayan Merah Putih, Siapkan Lokasi dan Tunggu Survei KKP

Hingga laporan dibuat, waktu pemulihan listrik belum dapat dipastikan. Pihak PLN masih melakukan evaluasi dan perbaikan jaringan yang terdampak.

Kondisi di lokasi kejadian kini dilaporkan aman dan kondusif, dengan arus lalu lintas kembali normal. Petugas juga telah menyelesaikan pendataan akhir pascakejadian.

“Api sudah padam total, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif,” tutup Nurlaila. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved