Pasar Modal
Investasi Saham makin Terjangkau dan Mudah, mulai Rp 100 Ribu
Berinvestasi di pasar modal terutama saham, menurut Dinda Ayu Amalliya, Kepala BEI Kantor Perwakilan Balikpapan, kini makin mudah.
TRIBUNKALTIM.co, BALIKPAPAN - Berinvestasi di pasar modal terutama saham, menurut Dinda Ayu Amalliya, Kepala BEI Kantor Perwakilan Balikpapan, kini makin mudah. Terlebih lagi adanya gerakan nasional cinta pasar modal yang didengungkan pada November kemarin.
"Paradigma yang berubah adalah pemikiran sebelumnya soal investasi pasar modal yang hanya bisa dilakukan hanya untuk orang kaya saja, namun tidak untuk sekarang. Banyak produk-produk saham yang bisa dibeli dari harga Rp 100 ribu saja, adanya gerakan cinta pasar modal yang membuat orang-orang mampu membeli saham dari harga kecil," jelas Dinda lagi.
Produk saham yang murah, serta pembelian saham yang satu lot berarti sama dengan seratus lembar saham yang minimal harganya adalah Rp 50, membuat banyaknya investor muda Kaltim, yang kebanyakan mereka adalah mahasiswa dan pelajar. (BACA: Saham mulai Dilirik Anak Muda Kaltim untuk Investasi )
"Dengan minimal Rp 50 itu bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Agar mereka bisa mempersiapkan masa depan dengan berinvestasi," tambah Dinda.
Dinda juga menyusun berbagai strategi untuk meningkatkan jumlah investor terlebih di 2015 ini. Melakukan sosialisasi dan edukasi untuk kalangan mahasiswa, seperti edukasi, seminar, workshop kecil-kecilan dan sebagainya yang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
"Strategi ini untuk memperkenalkan apa itu pasar modal, dan menunjukkan bahwa pasar modal itu tidak susah untuk dilakukan dan dipelajari," ujar Dinda.
Selain bentuk sosialisasi, BEI Kantor Wilayah Balikpapan juga masih menggelar sekolah pasar modal gratis untuk umum.