Senin, 27 April 2026

Ekonomi Bisnis

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Melonjak hingga 107 Dollar AS per Barrel

Harga minyak dunia menunjukkan penguatan signifikan pada awal perdagangan Asia, Senin (27/4/2026).

Editor: Budi Susilo
Grafis Tribun Kaltim/Canva
HARGA MINYAK DAN EMAS - Ilustrasi kilang minyak. Harga emas dan minyak mentah diprediksi bergejolak pekan depan sebagai imbas perundingan AS-Iran buntu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SINGAPURA – Harga minyak dunia menunjukkan penguatan signifikan pada awal perdagangan Asia, Senin (27/4/2026).

Lonjakan harga ini merupakan respons pasar terhadap kebuntuan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Mengutip data Reuters, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 2 persen dan sempat menyentuh level 107,97 dollar AS per barrel.

Angka ini merupakan level tertinggi dalam kurun waktu tiga pekan terakhir.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen, Brent Tembus 107,55 Dolar AS per Barel

Kenaikan harga yang tajam ini didorong oleh beberapa kondisi krusial di kawasan Timur Tengah:

  • Kebuntuan Jalur Selat Hormuz:

Hingga saat ini, belum tercapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. 

Jalur ini merupakan rute paling vital bagi pengiriman energi global. Penutupan jalur pelayaran ini memicu kepanikan pasar terkait risiko pasokan.

  • Kegagalan Diplomasi:

Rencana pengiriman utusan AS untuk pembicaraan di Islamabad mendadak dibatalkan, menandakan negosiasi kedua negara tengah mengalami kebuntuan serius.

  • Ketegangan Geopolitik:

Meski gencatan senjata telah menghentikan pertempuran besar, tensi di kawasan tersebut tetap tinggi, sehingga ketidakpastian pasar belum mereda.

Respons Keras Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa jalur komunikasi dengan Iran sebenarnya tetap terbuka, namun ia memberikan syarat yang kaku bagi Teheran.

"Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa menghubungi kami. Kami memiliki jalur komunikasi yang aman. Namun, syaratnya sangat sederhana: mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir. Jika tidak, tidak ada alasan bagi kami untuk bertemu," tegas Trump.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun Tajam Usai Selat Hormuz Dibuka, Iran Berlakukan Pengawasan Ketat

Gejolak harga minyak ini turut memberikan efek domino pada pasar keuangan global yang bergerak beragam:

  • Indeks S&P 500:

Kontrak berjangka turun 0,3 persen setelah sempat mencetak rekor tertinggi pada akhir pekan lalu.

  • Mata Uang:

Dollar AS terpantau menguat tipis. Sebaliknya, Euro turun 0,15 persen ke level 1,1706 dollar AS, sementara Yen Jepang melemah ke posisi 159,53 per dollar AS.

Para pelaku pasar kini terus mencermati perkembangan di Timur Tengah secara intensif.

Selama risiko gangguan pasokan energi global masih menghantui, harga minyak diprediksi akan tetap berada dalam tren yang fluktuatif cenderung menguat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Kebuntuan Negosiasi AS Iran Picu Kekhawatiran

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved