Astronomi
Mencari Kehidupan di Planet Lain
Para astronom telah berhasil menemukan 21 kandidat planet laik huni. Pencarian belum berakhir karena kita belum menemukan apa yang dicari.
TRIBUNKALTIM.CO - Kala Bumi baru saja terbentuk 4,6 milyar tahun lalu, belum ada kehidupan yang muncul. Bahkan, saat itu Bumi bukan tempat yang nyaman bagi kehidupan itu sendiri.
Tapi…. satu milyar tahun kemudian semua berubah. Kehidupan pun muncul di Bumi. Bukti ini diperoleh dari batuan yang terbentuk 1 milyar tahun kemudian. Kehidupan di Bumi rupanya telah terbentuk 3,5 milyar tahun lalu. Waktu yang tidak singkat.
Pernahkah kamu bertanya, apa arti kehidupan?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hidup artinya masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (manusia, binatang, tumbuhan, dsb). Dalam kamus bahasa Inggris Merriam Webster, life atau hidup berarti kemampuan untuk bertumbuh, berubah yang membedakan tumbuhan dan hewan dari benda lain seperti air dan batuan. Hidup juga berarti periode waktu kehidupan seseorang atau pengalaman menjadi hidup. (Baca juga: NASA Temukan Sepasang Planet Berpotensi Layak Huni)
Tapi, apa itu hidup? Bagaimana kamu mengartikan kehidupan dari sudut pandangmu? Bagaimana kita mendefinisikan kehidupan menjadi komponen penting untuk menjawab pertanyaan lainnya yang sudah muncul berabad-abad lampau. Apakah kita, manusia ini sendirian di alam semesta?
Untuk bisa mengetahui keberadaan bentuk kehidupan lain di alam semesta tidaklah mudah jika kita tidak dapat mengenali bentuk kehidupan lain. Jadi, apakah menurutmu bentuk kehidupan itu hanya manusia, hewan dan tumbuhan ataukah ada bentuk lain?
Sebagai makhluk hidup, kita dapat membedakan bentuk kehidupan dari obyek yang tidak memiliki kehidupan. Akan tetapi, membangun definisi kehidupan tidaklah semudah itu. Ada banyak definisi yang diajukan untuk menjelaskan apa itu kehidupan dari ciri-ciri penting kehidupan.(Baca lainnya: Ditemukan Planet Kembaran Bumi)
Tapi, belum ada kata sepakat yang dicapai oleh para ilmuwan. Untuk itu kita perlu memahami apa itu kehidupan dan memberi definisi yang tepat agar dapat membedakan bentuk kehidupan dari materi yang tidak hidup, sebelum kita mencari kehidupan lain di alam semesta.
Menurut Daniel E. Koshland Junior dalam tulisannya di Majalah Science, “Kehidupan adalah ciri yang membedakan objek yang memiliki isyarat dan proses penopang diri (organisme hidup) dengan objek yang tidak memilikinya, baik karena fungsi-fungsi tersebut telah mati atau karena mereka tidak memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati.”
Secara umum, menurut para ahli biologi, ada ciri penting yang mengindikasikan kehidupan. Yang pertama adalah kemampuan untuk memperbanyak atau menduplikasi diri dan yang kedua adalah kemampuan untuk menjalani evolusi Darwin.
Seperti definisi dari duplikasi itu sendiri, maka untuk dapat memiliki kemampuan itu, organisme harus dapat menghasilkan salinan dirinya sendiri. Atau dengan kata lain, organisme harus memiliki kemampuan reproduksi untuk dapat berkembang dan memperbanyak diri. Dan evolusi darwin bisa terjadi, ketidaksempurnaan atau mutasi harus sesekali terjadi selama proses duplikasi. Dan semua mutasi harus tunduk pada seleksi alam.
Lagi-lagi seperti apa sih bentuk kehidupan itu? Kalau kita tilik, maka yang jadi bentuk paling sederhana dari kehidupan adalah sel. Organisme kompleks termasuk di dalamnya manusia, hewan dan tumbuhan, disusun oleh sel eukariotik. Ciri dari sel eukariotik adalah inti yang memuat informasi genetika atau DNA.
Sel eukariot memiliki struktur yang membantu sel mempertahankan homeostasis, dan menyediakan energi dan mekanisme untuk sintesis protein. Sedangkan sel sederhana seperti bakteri disusun oleh sel prokariotik yang tidak memiliki inti seperti halnya sel eukariotik.
Semua makhluk hidup di Bumi disusun oleh sel baik sel tunggal maupun oleh banyak sel. Sementara bentuk lain yang tidak terbentuk dari sel seperti virus tidak memiliki kemampuan untuk bereproduksi sendiri. Sel mampu melakukan semua aktivitas kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung di dalam sel.
Ilustrasi bentuk tumbuhan lain yang mungkin muncul di planet lain.
Yang pasti, makhluk hidup akan dapat mengolah energi yang diterimanya serta memiliki kemampuan untuk bertumbuh dan bereproduksi. Dengan dasar yang sama, maka sel dan ekosistem juga akan dapat memanen energi, memiliki proses metabolisme, menduplikasi diri dan berevolusi.