Jumat, 24 April 2026

Feature

Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek

Kemudian tampil fashion show ibu-ibu Perkumpulan Harapan Insani, paduan suara Dharma Wanita PTB dan dance muda-mudi PTB, serta persembahan dance.

Penulis: Fransina Luhukay |
Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek - Online_Fashion_Show_Ibu-ibu_Perkumpulan_Harapan_Insani_FRANSINA.JPG
TRIBUN KALTIM/FRANSINA LUHUKAY
Ibu-ibu dari Perkumpulan harapan Insani Balikpapan berlenggak-lenggok di acara fashion show pada perayaan Imlek 2566 PTB, Rabu (25/2/2015).
Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek - Online_Dance_Ibu-ibu_Paguyuban_Hainan_Balikpapan_FRANSINA.JPG
tribun kaltim/fransina
Persembahan dance dari Ibu-ibu Paguyuban Hainan Balikpapan.
Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek - Online_Paduan_suara_Paguyuban_Guang_Zhao_Balikpapan_FRANSINA.JPG
tribun kaltim/fransina
Paduan suara dari Paguyuban Guang Zhao Balikpapan
Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek - Online_Dance_muda-mudi_Perhimpunan_Tionghoa_Balikpapan_FRANSINA.JPG
tribun kaltim/fransina
Dance muda-mudi Perhimpunan Tionghoa Balikpapan.
Pedenya Ibu-ibu Ini Berlenggak-lenggok bak Top Model di Acara Imlek - Online_Pengurus_PTB_dan_Walikota_Balikpapan_FRANSINA.JPG
tribun kaltim/fransina
Walikota Balikpapan Rizal Effendi foto bersama para pengurus Perhimpunan Tionghoa Balikpapan saat perayaan Imlek di Hotel Sagita, Rabu (25/2) malam.

RUANG Rajawali dan area seputaran kolam renang Hotel Sagita Balikpapan, Rabu (25/2/2015) tadi malam dipadati warga yang tergabung dalam Perhimpunan Tionghoa Balikpapan (PTB). Mereka bersukacita merayakan Imlek 2566.

JARUM jam menunjukkan hampir pukul 20.00 WITA, Walikota Balikpapan Rizal Effendi SE tiba di area parkiran utama Hotel Sagita yang berlokasi di Jalan Mayjen Soetoyo Gunung Malang. Kedatangan Rizal disambut Ketua Umum PTB Ruslan Ali dan atraksi barongsai.

Begitu memasuki area lobi, Rizal disambut pengurus PTB dan para ketua paguyuban. Hadir ketua dari Perkumpulan Pintu Mas Balikpapan, Paguyuban Guang Zhao Balikpapan, Perkumpulan Harapan Insani Balikpapan, dan Paguyuban Hainan Balikpapan.

Dari lobi, semuanya kemudian beranjak menuju Ruang Rajawali. Turut hadir Arita Rizal Effendi, istri Walikota Balikpapan.

Perayaan Imlek tahun ini memang berskala terbatas, namun tidak mengurangi semangat kekeluargaan dan kemeriahan. Ini ditandai dengan berbagai atraksi hasil kolaborasi dari semua paguyuban perkumpulan yang terhimpun di PTB. (BACA: Menurut Pengusaha Sukses Samarinda Ini, Tahun Kambing Kayu Tahun Waspada)

Tadi malam, perayaan Imlek dimeriahkan antara lain oleh Paduan Suara Guang Zhao yang membawakan dua lagu berjudul Gong Xi Fa Chai dan Forever Friends dengan dirijen, Lusi. Kemudian tampil fashion show ibu-ibu Perkumpulan Harapan Insani. Para ibu-ibu ini tampak percaya diri (pede) bergaya bak top model kawakan.

Selain itu tampil paduan suara Dharma Wanita PTB dan dance muda-mudi PTB, serta persembahan dance ibu-ibu Paguyuban Hainan.

Menurut Hendra Lie Ketua Panitia, perayaan Imlek kali ini dihadiri semua pengurus PTB, para sesepuh, serta perwakilan dari paguyuban atau perhimpunan yang tergabung di PTB.

"Ini merupakan representasi dari kehadiran warga Tionghoa Balikpapan. Ini malam silaturahmi yang mempererat persatuan dan kesatuan," ujar Hendra.

Berdasarkan hitungan para ahli, jelas Hendra yang juga Sekretaris Umum PTB, tahun ini merupakan tahun Kambing Kayu. Secara urutan, kambing menempati urutan ke-8 dari 12 shio.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa angka 8 membawa kemakmuran dan keberuntungan. Kambing tidak makan daging seperti singa dan harimau tapi bersifat lembut damai dan sederhana, namun memiliki sepasang tanduk yang siap membantunya membela diri. Sedangkan kayu berarti kehidupan, dapat berbagi dan bermanfaat bagi banyak makhluk.

"Semoga tahun ini yang dimaknai dengan simbol kambing kayu menjadi akan dimana semua diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan penuh kedamaian, kelembutan hati, bersikap sederhana serta dapat berbagi dan berbahagia dengan kesehatan prima," tandasnya.

Sementara menurut Ruslan Ali, Ketua PTB, Tahun Baru Imlek merupakan pergantian tahun kalender menyambut datangnya musim semi yang selalu disambut dengan pebuh sukacita, sekaligus menjadi momen menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan budaya warisan leluhur untuk membangun sikap dan perilaku social yang lebih baik. (BACA: Saat Imlek, Wajib Bersantap Ikan dan Angpao Disertai Doa)

Melalui perayaan ini, kata Ruslan, diharapkan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk bersinergi mewujudkan karsa dan karya bagi masyarakat Tionghoa Balikpapan melalui paguyuban atau perhimpunan yang tergabung di PTB.

"Semoga tahun kambing kayu ini dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, kesejahteraan dan keberuntungan bagi kita semua. Mari tingkatkan persatuan dan kesatuan yang tulus antarsesama warga," ajak Ruslan.

Walikota Rizal tadi malam saat memberi sambutan, lebih mengingatkan tentang fenomena bahaya ngelem di kalangan anak-anak dan remaja di Balikpapan. Begitu pula bahaya narkotika dan obat terlarang yang harus sedini mungkin dicegah. Perayaan Imlek tadi malam juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize bagi warga yang beruntung. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved