Risalah
Mau Dapat Ijazah dari Allah? Lakukan Hal Ini
Manusia hari ini, rela mengorbankan apapun demi memperoleh syahadah (Sertifikat, ijazah) berisikan nilai, yang dibubuhi tanda tangan seorang pemimpin
TRIBUNKALTIM.CO - Bagi umat tentu ingin berlomba-lomba dalam kebajikan. Agar kelak nanti mendapat balasan setimpal dari Allah SWT. Karena kita sebagai umat manusia sangat bergantung kepada Allah. Untuk itu agar bisa berkomunikasi dengan Allah, salah satunya dengan melaksanakan salat. Entah itu salah berjamaah atau salat sendiri.
Untuk itu kaum muslim, di antara keutamaan salat adalah salat Subuh. Karena Allah SWT telah menjadikannya sebagai suatu syahadah (kesaksian, bukti), khususnya bagi orang yang konsisten menjaganya.
Karena, salat Subuh disaksikan oleh para malaikat yang mulia, selain para malaikat yang turut menyaksikan sholat sholat lainnya , yaitu sholat Subuh dan Ashar. Berikut tulisan dari Imad Husain dari buku Keajaiban Sholat Subuh dilansir eramuslim.com.
Rasulullah SAW bersabda:
Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu salat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka – dan Dia lebih tahu tentang mereka-, “Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba Ku?” Mereka menjawab, “ Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sholat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka sholat” (HR Bukhari)
Qodhi bin Iyadh ra berkata, Hikmah mengapa mereka berkumpul pada salat Subuh dan Ashar, karena itu termasuk kelembutan dan permuliaan Allah SWT terhadap hamba hambaNya, dengan menjadikan para malaikatNya berada dalam kondisi para hamba sedang beribadah , sehingga kesaksian malaikat untuk mereka menjadi kesaksian terbaik. (Baca juga: Kapan Seorang Muslim Dikatakan Mendapatkan Salat Jumat ...)
Al Hafizh Ibnu Hajar ra berkata, “ Hikmah mengapa Allah SWT bertanya kepada malaikat, padahal Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, adalah meminta kesaksian mereka tentang anak Adam bahwa mereka berbuat baik.
Tidakkah anda melihat, bagaimana Allah mengagungkan orang-orang yang konsisten memelihara salat Subuh dan Ashar di hadapan para MalaikatNya, dan Allah menjawab pertanyaan mereka tentang mengapakah manusia diciptakan dengan kesaksian para malaikat sendiri terhadap makhluk yang bernama manusia itu ? “ Kami tinggalkan mereka dalam keadaan mereka salat, dan kami datang kepada mereka dalam keadaan mereka salat”, begitulah kesaksian malaikat.
Manusia hari ini, rela mengorbankan apapun demi memperoleh syahadah (Sertifikat, ijazah) berisikan nilai, yang dibubuhi tanda tangan seorang pemimpin besar.
Mereka memajang sertifikat itu dan meletakkan pada bingkai paling besar dan menempatkannya dalam ruangan rumah atau kantor kerja yang paling terlihat. Mereka memajangnya untuk menunjukkan betapa dirinya adalah ahli dan professional dalam bekerja.
Adapun untuk mendapatkan syahadah (kesaksian) dari Dzat yang segala sesuatu sudah ada nilai di sisiNya, dan timbanganNya berlaku walaupun untuk sebiji dzarroh, maka kami hanya bisa katakan, Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, menyedihkan sekali!” Banyak orang tidak ada semangat, tidak ada yang mencarinya selain beberapa gelintir hamba Allah yang beriman.
Pada pandangan kami, mereka adalah yang keluar rumah pada waktu hari masih gelap untuk melaksanakan sholat Subuh, setiap malam bagi mereka adalah malam Lailatul Qadr, maka Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang orang seperti ini. (eramuslim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-salat-duduk.jpg)