Berita Video
VIDEO – Batu Akik Red Borneo Super Bisa Sentuh Layar Ponsel Android
Begitu pula dengan Green Borneo, yang memiliki kandungan magnet, batu ini mampu mengerakan aplikasi android, dengan cara mengeserkan batu cincin
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Martinus Wikan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Ketika musim batu akik, Red Borneo menjadi andalan Pulau Kalimantan.
Red Borneo hampir sama dengan batu bacan. Bedanya, kalau bacan itu ada kandungan tembaganya, dan Red Borneo memiliki kandungan magnet.
Bila digesekkan ke layar sentuh telepon seluler (Ponsel) android, batu akik khas Kalimantan ini dapat menggerakkan fitur-fitur hp, layaknya sentuhan tangan manusia.
(TRIBUNKALTIM.CO/M WIKAN) - Seorang pedagang batu akik memperlihatkan barang dagangannya, seperti akik Red Borneo (tengah) di pusat pasar suvenir di Pasar Inpres Kebun Sayur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
BACA JUGA: Foto-foto Batu Andalan Borneo yang Diincar Pembeli Lokal dan Asing
Ketua Comstone Borneo Balikpapan Mulyono Sanyoto, mengatakan Red borneo ini batu khas dari Kalimantan, tepatnya dari Kalimantan Selatan, yang memiliki kualtitas super. "Kalau untuk kualitas supernya warna batunya menyeluruh, tidak ada hitam-hitamnya," ujar Mulyono.
BACA JUGA: Batu Akik Paling Diburu: Red Borneo, Ruby dan Blue Sapphire
Begitu pula dengan Green Borneo, yang memiliki kandungan magnet, batu ini mampu mengerakan aplikasi android, dengan cara mengeserkan batu cincin tersebut di layar telepon seluler android.
Red borneo harganya variatif, dilihat dari warna dan dimensi batunya, warnanya tua dan bersih biasanya mahal. "Biasanya kita bilang red borneo super. Di Kalimantan banyak variasi Red Borneo, ada yang Grend Borneo, yang sama- sama memiliki kandungan magnet," kata Mulyono.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Puji Hastono melihat akik jenis Red Borneo pada acara pameran batu akik di Hall Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Rabu (7/10/2015). (TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RAHMAN)
BACA JUGA: Pengusaha Malaysia Buru Red Borneo Berharga Rp 1 Miliar
Pemburu batu ini tidak hanya dari Indonesia, tapi bahkan dari luar negeri. Yasir, warga Kuala Lumpur, Malaysia, sengaja datang ke Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan, Kalimantan Timur hanya untuk membeli batu akik.
"Saya mau cari Red Borneo, tapi masih pilih-pilih. Cari yang terbaik," ujarnya saat bersantai di mushola Pasar Kebun Sayur saat berjumpa dengan TribunKaltim.co.
Yasir memborong 15 batu Red Borneo ukuran bervariasi yang dibelinya dari beberapa toko di Pasar Inpres. Uang yang ia habiskan lebih dari Rp 15 juta. "Kalau di Jakarta juga ada, tapi harga bisa dua kali lipat. Lebih mahal," kata Yasir.
Red Borneo adalah batu asli Kalimantan. Beberapa kalangan menyebut batu ini adalah Ruby Kalimantan. Batu ini adalah batu solid yang memiliki kandungan rodocrosite, memiliki tekstur yang sangat unik, serta memiliki tekstur warna hitam dan terkadang ada tekstur berwarna krem muda yang sangat tipis pada permukaan batu.
Saat ini Red Borneo sangat diburu oleh pencinta batu mulia. Apalagi baru-baru ini Red Borneo berhasil menjuarai kontes batu nasional di Jakarta.
Menurut H Mahmud, pemilik toko Green Sapphire di Pasar Inpres Balikpapan, Red Borneo juara ditaksir seharga Rp 1 miliar. Mahmud juga memiliki Red Borneo yang dijual Rp 10 juta. "Dulu memang murah, tapi karena sekarang lagi tren dan menjuarai kontes, harganya jadi ratusan kali lipat," katanya.
(Siti Zubaedah)
Klik videonya di sini
Stop Press: Update Berita Eksklusif, Unik dan Menarik secara real time. Gratis kok… Cukup likes Facebook TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim.co
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/red-borneo-batu-akik4_20160420_143945.jpg)

