Kisah Purwati-Purwadi, Pasutri yang Bertahan Hidup di Bawah Tenda
Purwati begitu bersemangat. Dua ekor ayam pemberian Pak Hasan ini adalah rejeki berharga. Hitung-hitung sebagai lauk makan siang bersama suaminya
Tayang:
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Di tenda inilah pasangan suami istri Purwati dan Purwadi banyak menghabiskan waktu. Jika malam tiba, Purwati dan suaminya menghabiskan waktu istirahat di gubuk tak berdinding.
"Beberapa teman sudah ada yang beri saran ataupun yang bilang kukirimi (ongkos) pulang ke Samarinda. Tetapi saya nggak (tolak), dalam artian ini tetap di sini mencoba terus berusaha. Kita mencoba hadapi realita yang ada," akunya.
Meski demikian, uluran tangan pemerintah maupun masyarakat tetap saja dibutuhkan khususnya untuk masyarakat kecil. Karena tidak tertutup kemungkini di luar sana, masih banyak keluarga-keluarga lain yang bernasib seperti Purwati dan Purwadi. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_pasutri_20150403_181653.jpg)