Minggu, 12 April 2026

Jual Tanah, Mamat Bernazar Hajikan Delapan Anaknya

Pasangan H Mamat Rasyid dan Hj Andi Hasnah memenuhi nazar (janji) memberangkatkan delapan anaknya pergi haji ke Tanah Suci Mekkah.

NET
Ibadah haji 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Rudy Firmanto, Doan Pardede, dan Yunus

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pasangan H Mamat Rasyid dan Hj Andi Hasnah memenuhi nazar (janji) memberangkatkan delapan anaknya pergi haji ke Tanah Suci Mekkah.

Hasnah mengungkapkan, nazar itu disampaikan suaminya ketika akan menjual sebidang tanah.

"Sekarang Bapak (Mamat) sedang sakit stroke, jadi istirahat saja. Niat memberangkatkan anak-anak memang sudah disampaikan Bapak sebelum menjual tanah. Kata Bapak, kalau tanah tersebut terjual akan membiayai anak-anak (delapan) pergi haji. Kemarin sudah membuat paspor di Imigrasi," ungkapnya saat ditemui di kediamannya, RT 47, Jalan Mulawarman, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur belum lama ini.

Hasnah sendiri mengaku tidak ingat mengenai lokasi, luas, dan nilai uang dari hasil penjualan tanah tersebut.

"Saya tidak tahu yang mana, luasnya berapa, dan harganya berapa. Sudah lama sekali, dan Bapak saja yang tahu," kata Hasnah yang sempat ragu untuk diwawancarai.

Berdasarkan data di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, ada sembilan anggota keluarga yang masuk daftar sementara keberangkatan haji 2015.

Mereka adalah Hj Andi Hasnah, Andi Hasnidar, Amdi Herlina, Andi Lisna, Andi Ervina, Andi Mariyana, Andi Hardiansyah, Hamidah, dan Rusdiana. (Baca juga: Haji 5 Kali, Umaiyah Setia Jualan Mainan Anak-anak)

Namun, Hasnah mengatakan tidak semuanya berangkat ke Tanah Suci tahun ini, melainkan hanya enam orang.

"Kalau saya karena sudah pergi haji jadi harus menunggu gelombang berikutnya. Sesuai kebijakan dan imbauan dari sana (Kemenag) mendahulukan yang belum pergi haji. Jadi saya tidak berangkat tahun ini. Mau jagain cucu-cucu saya karena ibunya banyak yang pergi haji nanti. Dua anak saya yang lain mungkin dari Makassar," ujarnya.

Wanita yang sudah memiliki 11 cucu ini mengungkapkan, selain karena nazar suami berharap anak-anaknya selalu bertaubat dan bisa lebih baik lagi dalam beribadah.

"Ya selain nazar juga sebagai orangtua hanya ingin anaknya taubat, lebih baik lagi beribadah," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved