Jumat, 5 Juni 2026

Pusamania Borneo FC

Kasus Suap Mafia Bola Johan Ibo Dibuka Kembali Polisi

Polwiltabes Surabaya yang sempat menutup kasus ini kembali melanjutkan penyelidikan, dan memanggil manejemen PBFC.

Tayang:
Penulis: Januar Alamijaya |
Surya
Presiden Klub Pusamania Borneo Football Club Nabil Husein Said Amin (kanan) ikut menginterogasi mafia bola Johan Ibo (tengah/botak). Johan yang mantan pesepakbola Persebaya Surabaya dan Arema Indonesia itu berusaha menyuap tiga pemain Persebaya agar kalah saat melawan Persebaya, di Surabaya, Rabu (8/4/2015). 

Mafia sepak bola tertangkap tangan saat berusaha menyuap pemain Pusam Borneo FC, Selasa (7/4/2015) malam. Yang mengejutkan, ternyata mafia tersebut adalah

Mantan pemain Persebaya Surabaya dan Arema Indonesia (LPI) Johan Ibo melakukan tindakan tidak terpuji. Ia ditangkap pengurus Pusammania Borneo Football Club (PBFC) di restoran cepat saji McD Basuki Rahmat Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 22.00 Wita. Bahkan sempat terjadi perkelahian antara pengurus PBFC lawan Johan Ibo.

"Saya sempat kena pukul, jadi kami lakukan perlawanan," kata Manajer Pusam Borneo, Dandri Dauri kepada Surya, Tribun Network di Surabaya.

Akhirnya Johan Ibo berhasil ditangkap manajemen PBFC, dan dibawa ke Hotel Ina Simpang, tempat tim Pesut Etam menginap selama di Surabaya. Johan pun diinterogasi.Johan Ibo

Johan Ibo lahir di Atamali, Papua tanggal 19 September 1985. Ia pesepakbola yang pernah bermain di Arema Indonesia (ISL). Ia berposisi bek sayap. Johan juga pernah memperkuat Pelita Jaya FC, Persebaya dan Persiba Bantul.

Menurut Dandri, ternyata tidak hanya Johan Ibo yang berusaha menyuap pemain Pusam. Terdapat pemain asing yang bersama Johan Ibo saat itu. Pemain tersebut berasal dari Mali dan pernah bermain di Indonesia. 

"Tapi dia berhasil kabur saat hendak kami tangkap," kata Dandri. (Baca Juga: Okto Maniani Dkk Tertidur saat Menuju Kandang Persebaya)

Dandri menceritakan, kasus ini terungkap saat pemain yang hendak disuap, menceritakan hal ini pada manajemen. Bahkan Johan Ibo sempat masuk ke kamar pemain untuk berbicara langsung, saat istirahat makan siang.

Johan Ibo

"Ada tiga pemain yang berusaha dia suap. Satu pemain ditemui langsung, satu pemain dihubungi lewat telepon, satu lagi belum sempat dihubungi," kata Dandri, yang enggan menyebutkan siapa saja pemain yang hendak disuap.

Mendengar hal itu, manajemen pun berusaha memancing mafia tersebut keluar. Akhirnya disepakati, mereka bertemu di McD Basuki Rahmad yang lokasinya tidak jauh dari Ina Simpang.

Tiba di lokasi, Dandri mengubungi nomor yang dipakai oleh Johan Ibo. Dandri bersama kedua pengurus lainnya pun langsung mendatangi, dan berusaha untuk menangkap. Namun keduanya melawan dan sempat terjadi keributan.

Akhirnya Johan Ibo kooperatif dan mau dibawa ke Ina Simpang, untuk diminta keterangan.

Menurut Dandri berdasar keterangan Johan Ibo, mereka menyuap tiga pemain untuk kalah saat melawan Persebaya Surabaya, Rabu (8/5/2015). (Baca juga: Arcan Pede Tanpa Dua Legiun Asing)

Berdasarkan informasi dihimpun, yang hendak disuap adalah dua pemain kunci PBFC yakni Okto Maniani, Erick Weeks, dan satu pemain yang belum diketahui namanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved