Minim Anggaran, PU Hanya Bangun IPA 15 Liter per Detik
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur tak dapat berbuat banyak.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur tak dapat berbuat banyak.
Masih terbatasnya sarana pendistribusian air bersih membuat sebagian warga Sangatta tidak mendapatkan air bersih layak konsumsi.
Upaya untuk menambah Instalasi Pengolahan Air (IPA) pun tidak dapat terealisasi seluruhnya. Dinas PU Kutim hanya bisa membangun IPA dengan kapasitas 15 liter per detik, untuk tahun 2015 ini.
Padahal untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga Sangatta saja, termasuk lima kawasan di dalam kota yang belum teraliri PDAM, dibutuhkan IPA dengan kapasitas 100 liter per detik.
Baca: PDAM Kutim Rugi Miliaran Rupiah karena Genset
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutim Aswandini Ekatirta mengatakan pihaknya tahun ini hanya menganggarkan pembangunan IPA berkapasitas 15 liter per detik. Meski air baku yang siap diolah mencapai 100 liter
per detik.
“Masalahnya anggaran. Dana yang ada terbatas. Jadi dibangun bertahap sesuai kemampuan dana yang ada dulu. Tahap berikutnya tahun depan, kalau ada anggarannya,” ujar Aswan, Jumat (24/4/2015).
Meski kapasitasnya kecil, menurut Aswan, dari perhitungan secara teori, kapasitas 15 liter per detik itu mampu melayani sekitar 1.500 Kepala Keluarga (KK).
“Iya nanti PDAM mengelola dengan baik, gimana caranya. Agar semua masyarakat bisa menikmati air bersih. Nanti kita
bangun lagi secara bertahap dengan memanfaatkan air baku yang ada,” ungkap Aswan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aswandini-ekatirta_20150424_230755.jpg)