Selasa, 14 April 2026

Breaking News

VIDEO – Detik-Detik Gempa di Nepal Dan India Menewaskan Ratusan Orang

Diperkirakan lebih dari 150 orang tewas di Kathmandu (ibu kota Nepal), dan sejumlah bangunan ambruk akibat gempa hebat itu.

Penulis: Martinus Wikan | Editor: Martinus Wikan
Sumber: The Guardian, Fotografer: Narendra Shrestha/EPA
Seorang pria berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa di Kathmandu, Nepal. 

TRIBUNKALTIM.CO – Dua gempa dasyat yang melanda Nepal secara berturut-turut yakni 8.1 Skala Richter dan 7.0 skala Richter. Dua gempat tersebut mengguncang Nepal dan India bagian utara, Sabtu (25/4/2015) sekitar pukul 13.11 WIB.

Seperti yang dilansir CCTV+news, menurut data Badan Meterologi Tiongkok, Episentrum pertama dipantau di 06:11 GMT di 28,2 derajat lintang utara dan 84,7 derajat bujur timur, dan titik gempa pada kedalaman 20 kilometer.

Pusat gempa kedua ini dipantau di 06:25 GMT pada 28,3 derajat lintang utara dan 84,8 derajat bujur timur, dan titik gempa, pada kedalaman 30 kilometer.

Sementara The US Geological Survey menempatkan besarnya gempa pertama 7,9, dengan kedalaman 15 kilometer.

(Simak juga: Terasa di Nunukan, Gempa di Malaysia tak Sebabkan Kerusakan)

Dua belas menit setelah yang pertama 8,1-magnitude gempa, gempa kecil 3,1 magnitude juga dipantau di Kabupaten Qijiang dari Barat Daya China Chongqing Municipality.

Bahkan gempa tersebut dirasakan di India, Malaysia dan Bangladesh.

Diperkirakan lebih dari 150 orang tewas di Kathmandu (ibu kota Nepal), dan sejumlah bangunan ambruk akibat gempa hebat itu.

Angka korban jiwa dikhawatirkan akan terus meningkat, mengingat struktur bangunan di Kathmandu yang dihuni oleh keluarga dengan jumlah besar.

Menara bersejarah Dharahara yang juga dikenal sebagai Menara Bhimsen yang terletak di Kathmandu, ikut roboh.
Sejauh ini, ditemukan dua korban jiwa yang telah ditemukan jenazahnya pasca-runtuhnya obyek wisata terkenal itu.

(Simak juga: Gedung DPRD Bergetar seperti Gempa, Wakil Rakyat Berhamburan ke Luar)

Pihak berwajib belum dapat memastikan berapa banyak pengunjung menara yang dibangun pada tahun 1832 itu ketika gempa terjadi. Namun, menurut laporan CNN-IBN, diperkirakan sekitar 400 orang terjebak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved