Tragedi KM Titian Muhibah
BREAKING NEWS - 65 Korban Penumpang Kapal Berhasil Dievakuasi
Namun, data tersebut masih dapat berubah mengingat kapal tersebut adalah bukanlah kapal resmi yang berangkat dari pelabuhan Bontang.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Evakuasi korban dari kapal Kapal Motor (KM) Titian Muhibah korban selat Makassar, dilaksanakan pukul 13.00 Wita, di Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Sebanyak 65 korban dipastikan dalam kondisi selamat oleh Basarnas, meskipun sebagian ada yang mengalami trauma.
Namun, data tersebut masih dapat berubah mengingat kapal tersebut adalah bukanlah kapal resmi yang berangkat dari pelabuhan Bontang. (Baca juga: Penumpang Kapal Karam Ini Selamat Berkat Sebatang Kayu )
Sebelumnya kapal Rescue Boat dari Basarnas telah melakukan penjemputan dari lokasi kejadian.
Pukul 13.05 Wita, kapal rescue tiba di Pelabuhan Semayang dan memulai upaya evakuasi.
Banyak korban selamat mengaku berpegangan pada jerigen dan kayu untuk bisa bertahan hidup di laut sebelum akhirnya diselamatkan.
Diberitakan sebelumnya KM Titian Muhibah berangkat dari Kota Bontang menuju Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dikabarkan karam di sekitar perairan Mamuju, Selasa (9/6/2015) malam.
Informasi yang dihimpun TRIBUNKALTIM.CO menyebutkan, KM Titian Muhibah merupakan kapal kayu sepanjang 20 meter.
Kapal ini mengangkut sekitar 40 penumpang, berangkat dari Perkampungan Atas Laut Malahing, Bontang Selatan, Kota Bontang, Senin (8/6/2015) sekitar pukul 08.00 Wita.
Perkiraan waktu tempuh 30 jam, kapal kayu ini sedianya sudah tiba di Mamuju, Selasa (9/6/2015) siang.
Belum diketahui pasti nasib puluhan penumpang yang mengangkut kapal naas tersebut.
Rusmini, warga Gang Tipalayo, Kelurahan Berbas Tengah, kerabat salah satu penumpang kapal mengaku menerima informasi tenggelamnya KM Titian Muhibah, Rabu (10/6/2015) pukul 15.00 Wita.
Informasi ini awal dikira hoax, namun Rusmini memastikan bahwa tengelamnya kapal tersebut benar adanya.
Rusmini sudah berkomunikasi langsung dengan kerabatnya, Muhdar (35), seorang korban KM Titian Muhibah yang selamat.
"Informasinya dari Muhdar, sore tadi, sekitar pukul 16.00 Wita," ungkap Rusmini ditemui di kediamannya.
Muhdar, kata Rusmini ditemukan di atas sebatang kayu di perairan Mamuju, setelah sempat mengapung di lautan sekitar 5 jam.
Selain Muhdar, penumpang lain yang dikabarkan sudah ditemukan selamat, Sandri (13) dan seorang lagi belum diketahui namanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/balikpapan_korban-titian-mushibah_20150611_134845.jpg)