Senin, 27 April 2026

Penumpang Kapal Karam Ini Selamat Berkat Sebatang Kayu

Kapal Motor (KM) Titian Muhibah yang berangkat dari Kota Bontang menuju Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dikabarkan karam di sekitar perairan Mamuju.

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kapal Motor (KM) Titian Muhibah yang berangkat dari Kota Bontang menuju Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dikabarkan karam di sekitar perairan Mamuju, Selasa (9/6/2015) malam.

Informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co menyebutkan, KM Titian Muhibah merupakan kapal kayu sepanjang 20 meter.

Kapal ini mengangkut sekitar 40 penumpang, berangkat dari Perkampungan Atas Laut Malahing, Bontang Selatan, Kota Bontang, Senin (8/6/2015) sekitar pukul 08.00 Wita. Perkiraan waktu tempuh 30 jam, kapal kayu ini sedianya sudah tiba di Mamuju, Selasa (9/6/2015) siang.

Belum diketahui pasti nasib puluhan penumpang yang mengangkut kapal naas tersebut. Rusmini, warga Gang Tipalayo, Kelurahan Berbas Tengah, kerabat salah satu penumpang kapal mengaku menerima informasi tenggelamnya KM Titian Muhibah, Rabu (10/6/2015) pukul 15.00 Wita.

Informasi ini awal dikira hoax, namun Rusmini memastikan bahwa tengelamnya kapal tersebut benar adanya. Rusmini sudah berkomunikasi langsung dengan kerabatnya, Muhdar (35), seorang korban KM Titian Muhibah yang selamat.

"Informasinya dari Muhdar, sore tadi, sekitar pukul 16.00 Wita," ungkap Rusmini ditemui di kediamannya.

Muhdar, kata Rusmini ditemukan di atas sebatang kayu di perairan Mamuju, setelah sempat mengapung di lautan sekitar 5 jam. Selain Muhdar, penumpang lain yang dikabarkan sudah ditemukan selamat, Sandri (13) dan seorang lagi belum diketahui namanya.

Baca: Kapal Barang Karam di Perairan Bulungan

"Katanya sudah ada 3 penumpang ditemukan, yang lain belum tahu," ujar Rusmini berurai air mata.

Pengakuan senada disampaikan Nurhan, warga Jalan Delima 1, Berebas Tengah, Bontang Selatan. Nurhan kerabat Muhdar mengaku mendapat kabar tenggelamnya KM Titian Muhibah, sekitar pukul 16.00 Wita.

"Infonya baru Muhdar yang ditemukan yang lain belum tahu kabarnya," beber Nurhan.

Terpisah, Kasi Faspel dan Ketertiban Kantor Unit Pelayanan Pelayanan (UPP) Kelas I Tanjung Laut, Bontang, Sihombing, saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi soal tenggelamnya KM Titian Muhibah yang berangkat dari Malahing, Bontang menuju Mamuju, Sulawesi Barat.

Pun demikian, Sihombing, belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Benar kami juga terima informasi kalau kapal ada kapal tenggelam. Tapi belum kami validasi kebenarannya," ungkap Sihombing.

Kantor UPP Kelas I Tanjung Laut Bontang sudah mengerahkan tim menyisir perairan Bontang. Selain itu, pihaknya sudah pihaknya juga berkoordinasi dengan Syahbandar Mamuju. Namun, dari penjelasan Syahbandar Mamuju, belum ada kepastian apakah kapal itu tenggelam atau tidak.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved