Rabu, 15 April 2026

Banjir

Belum Terima Rapor, Nadya Tewas Terseret Banjir

Seketika itu juga Nadya kembali pergi bermain hujan, namun dari informasi yang ada Nadya bermain hujan sendirian dikesempatan yang kedua.

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Jasad Nadya (8) ditemukan tewas tersangkut di parit jalan Walter Mongonsidi, Rt 25, gang 2, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (13/6/2015) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Banjir kali ini menjadi ancaman serius bagi warga kota tepian, pasalnya dalam sebulan terakhir ini, terdapat 2 kasus tewasnya bocah terseret banjir yang kerap terjadi pada saat hujan melanda Samarinda.

Baru-baru ini, warga Samarinda kembali dikejutkan dengan tewasnya seorang bocah 8 tahun yang ditemukan tewas tersangkut di sebuah parit jalan Walter Mongonsidi, Samarinda Ilir.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (12/6/2015) lalu, ketika itu sekitar pukul 14.00 wita, pada saat hujan deras mengguyur Samarinda.

Korban yang bernama Sasi Kirana Nadya Mahendra (8) bersama dengan 2 temannya lantas memanfaatkan hujan tersebut untuk bermain air disekitar kawasan Jalan Walter Mongonsidi atau yang dikenal dengan daerah Swadaya.

Ketika hujan reda sekitar pukul 14.35 wita, korban yang akrab disapa Nadya bersama dengan teman-temannya pulang ke rumah masing-masing, namun tak bertahan lama di rumah, hujan kembali mengguyur Samarinda.

Seketika itu juga Nadya kembali pergi bermain hujan, namun dari informasi yang ada Nadya bermain hujan sendirian dikesempatan yang kedua.

Ketika itu, kedua orang tua Nadya tidak khawatir karena telah mengetahui jika anak satu-satunya tersebut sedang bermain.

Namun demikian, sekitar pukul 16.00 wita, Nadya tak kunjung kembali ke rumah, orang tuanya pun langsung mencari Nadya dengan menyisir seluruh kawasan Swadaya. Namun tak ditemukan tanda-tanda Nadya berada.

Pencarian pun semakin diintensifkan dengan melibatkan orang banyak dari warga sekitar, bahkan warga sempat mencari korban ke sekolah dan sekitar jalan raya, namun tidak juga menemukan Nadya.

Sekitar pukul 21.30 wita, akhirnya Nadya ditemukan, namun dengan kondisi yang telah tidak bernyawa. Nadya ditemukan oleh warga tersangkut di sebuah kayu yang berada di parit gang 2 Rt 25, masih disekitar kawasan Swadaya.

Ketika ditemukan Nadya menggunakan celana warna merah dan tidak menggunakan pakaian. Mengetahui hal tersebut, ayah Nadya, Juni Mahendra (38) yang ikut dalam pencarian langsung ambruk pingsan.

"Sebelumnya kami telah mencari disekitar parit itu, namun tidak ada dia (Nadya, red), tetapi pada saat pencarian kedua dia malah ketemu di parit itu," ucap Jufri (38) salah satu warga yang ikut menemukan Nadya.

Setelah mendapatkan Nadya, jasad langsung di bawa ke rumah duka yang berada di gang 3 Rt 24 nomor 26.

Dari kesaksian Jufri, pada saat Nadya ditemukan tak bernyawa di parit dengan lebar kurang lebih 1,5 meter itu, arus air memang sangat deras, namun pada saat itu air sudah tidak tinggi lagi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved