Mancanegara
Pelaku Penembakan di Gereja Terlihat Santai Saat Ditangkap
Pukul 18.20 waktu setempat, ia terlihat telah mengenakan jaket tahanan, rantai, borgol, serta rompi anti peluru.
TRIBUNKALTIM.CO – Dylan Storm Roof, lelaki yang diduga melakukan penembakan brutal di sebuah gereja daerah Carolina Selatan hingga menewaskan 9 orang, telah ditangkap pihak berwajib dan dipersiapkan untuk diekstradisi dari Carolina Utara.
Lelaki 21 tahun itu ditangkap pada tengah hari waktu setempat, Kamis (18/6/2015), Shelby, Carolina Utara, 250 mil dari gereja tempatnya melakukan penembakan.
Pukul 18.20 waktu setempat, ia terlihat telah mengenakan jaket tahanan, rantai, borgol, serta rompi anti peluru.
Dalam kawalan polisi, ia berjalan memasuki pesawat di Bandara Cleveland untuk menuju Carolina Selatan.
Roof ditangkap ketika seorang warga melihat mobil yang ia kendarai kemudian langsung menelpon 911.(Baca juga: Pria Bersenjata Tembaki Warga Afrika Amerika di Gereja)
Polisi mengatakan bahwa Dylan, menyerah tanpa perlawanan ketika dipergoki di mobil Hyundai hitam miliknya.
Rabu (17/6/2015), Roof memasuki gereja di Carolina Selatan, dan tiba-tiba menaembakkan senjatanya kepada beberapa jemaat yang saat itu sedang melakukan pembelajaran Al-Kitab.

Salah satu korban selamat menceritakan bagaimana Roof mengisi pistolnya serta menembak korbannya.
Penembakan tersebut menewaskan tiga perempuan dan enam laki-laki, termasuk Pendeta Clementa Pinckney, yang juga seorang Senator Bagian Carolina Selatan. (Daily Mail / Anjas Pratama)
