Pembunuhan Sadis
Indra Simpan Parang Bekas Penggal Kepala Ririn di Rumah Kakaknya
Menurut penuturan tetangga, rumah itu kosong. Lalu Indra didampingi petugas bergeser ke belakang rumah.
Penulis: Rahmad Taufik |
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Indra (27), warga Kubar, menyimpan parang yang dipakainya memenggal kepala Ririn (18), ke rumah kakaknya di kawasan Jalan Rondong Demang Tenggarong.
Sekitar pukul 03.00 tadi, Indra menunjukkan kepada petugas Polres Kukar tempat parang itu disembunyikan.
Pada awalnya, polisi menggedor pintu warung sembako milik kakaknya tapi tak ada sahutan dari dalam.
Menurut penuturan tetangga, rumah itu kosong. Lalu Indra didampingi petugas bergeser ke belakang rumah.
Polisi mendobrak pintu rumah disaksikan warga sekitar. Indra langsung mengambil parang yang disembunyikan di lemari. Parang itu masih ada bekas darah korban. (Baca juga: Indra Penggal Kepala Ririn karena Merasa Dijebak untuk Edarkan Narkoba)
"Pelaku memenggal kepala korban dengan parang. Kepalanya dibuang di jurang sekitar jalan hauling perusahaan," kata AKBP Handoko, Kapolres Kukar, Jumat (7/8/2015).
Pelaku Indra (kiri) digiring Polisi untuk mencari letak parang untuk memenggal kepala Ririn
Indra mengaku sakit hati karena rumah tangganya diusik korban. Indra sendiri pernah tinggal di Tenggarong. Pada 2008, dia pindah ke Kubar.(Baca juga: Tersangka Penggal Kepala Ririn Karena Kesal Dikejar-kejar)
Ia tinggal bersama istri dan kedua anaknya. Sebelumnya, Indra pernah dipenjara satu tahun lebih atas kasus narkoba yang menjeratnya.
Indra dan korban sendiri sedang pesta sabu di dalam mobil, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
"Karena pelaku merasa dijebak korban akan statusnya sebagai pengedar, maka korban langsung dibunuhnya," tuturnya. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mayat-tanpa-kepala_20150805_143136.jpg)