Kamis, 9 April 2026

Mensesneg Tugasi Panitia Daerah Kawal Ekspedisi Kapsul Waktu

"Sejak masuknya Kapsul Waktu ke Kaltim, maka tim panitia daerah mengawal melintasi kabupaten/kota," tuturnya.

TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Tim Ekspedisi Kapsul Waktu Kaltim, Sumadi (kiri), Fajri, Fitri, Charles dan Windi, usai menggelar soft launching bersama acara jalan sehat dan pembagian sembako gratis, di Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Minggu (16/8/2015) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Panitia Daerah Ekspedisi Kapsul Waktu, Fajri Alfarobi, menjelaskan, kegiatan ini merupakan program pemerintahan Joko Widodo.

Panitia dearah bertanggung jawab kepada panitia nasional (panas) dalam menyukseskan Ekspedisi Kapsul Waktu yang melintasi di wilayah Kaltim.

"Tim panitia daerah bertugas berdasarkan surat perintah dari Menteri Sekretaris Negara. Semua panitia daerah mendapatkan mandat dan tugas langsung dari Mensesneg," tegas Fajri, yang menjabat Ketua Ansor Kaltim, usai bertemu dengan Gubernur Awang Faroek Ishak, di Stadion Madya Sempaja, Minggu (16/8/2015).

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengeluarkan surat perintah kepada tim panitia daerah Ekspedisi Kapsul Waktu bernomor : 02/M.Sesneg/05/2015. Dalam surat perintah itu, menyebutkan agar menyelenggarakan Gerakan Nasional 70 Tahun Indonesia Merdeka (G70).

Panitia daerah Provinsi Kaltim yang berjumlah tujuh orang tergabung dari berbagai latar belakang yang bertanggungjawab masing-masing bidang menyukseskan Ekspedisi Kapsul Waktu, Gerakan Ayo Kerja, 70 Tahun Indonesia Merdeka.

Kapsul Waktu akan tiba di di Kaltim sekitar bulan Oktober 2015 mendatang. Penyambutan Ekspedisi Kapsul Waktu dari Kalimantan Tengah masuk ke wilayah Kaltim melalui Kabupaten Paser.

"Sejak masuknya Kapsul Waktu ke Kaltim, maka tim panitia daerah mengawal melintasi kabupaten/kota," tuturnya.

Puncak acara Ekspedisi Kapsul Waktu digelar di Samarinda.

Tujuh harapan itu, lanjut Fajri, akan dirumuskan dalam focus groups discussion (FGD) yang dihadiri seluruh pejabat, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat.

"Seperti kegiatan rembuk daerah. Hasil rembuk itu menjadi resume tujuh harapan Kaltim. Nantinya ditandatangani gubernur, pangdam, dan kapolda," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved